Diduga Oknum Ustadz Ponpes Aljabar An Nur Al Islami di Teluk Betung Lampung Menganiaya Santri

0
1401
Di Pondok Pesantren inilah Imam Bahdi Diperlakukan Kasar oleh ustadz pendidiknya

Bandar Lampung, etalaseinfo.com – Lagi preseden buruk dunia pendidikan terjadi, kali ini penganiayaan diduga oleh seorang ustadz terhadap santrinya bernama Imam Bahdi terjadi di lingkungan pondok pesantren Aljabar An Nur Al Islami yang beralamat di kelurahan Batu Putuk kecamatan Teluk Betung Timur kota Bandar Lampung.

Darah beku di kornea mata Imam Bahdi

Keterangan dari keluarga korban, Imam Bahdi baru 5 bulan mondok di ponpes Aljabar an nur al islami di dekat pabrik air tripanca batu putu Bandar Lampung, awalnya tak ada masalah namun beberapa hari kemarin sang ibu mimpi buruk tentang si buah hatinya yang lama tak jumpa, lalu memutuskan untuk mendatangi pondok untuk melihat kondisi anaknya namun sesampai di ponpes orang tua korban tak menjumpai si buah hati ketika di tanya Imam Bahdi sedang ke klinik lakukan perobatan karena sakit.

Tak lama waktu berselang si buah hati datang usai berobat dan betapa terkejutnya orang tua korban melihat anaknya memar memar di bagian muka serta kepala, warna menghitam seperti terkena benda keras, juga di kornea mata ada gumpalan darah yang membeku, melihat kondisi ini orang tua langsung melakukan visum ke Rumah Sakit dan melaporkan peristiwa yang dialami sibuah hati ke Polsek Teluk Betung Timur lalu telah dilakukan penahanan terhadap ustadz yang diduga telah menganiaya Imam Bahdi santrinya tersebut.

Luka Memar ditelinga Korban

Ayah korban Nur Efendi yang beralamat di Desa Karang Sari kecamatan Jati Agung Lampung Selatan, saat di konfirmasi melalui phonselnya, pada awak media mengatakan “benar anaknya mendapatkan kekerasan penganiayaan yang dilakukan ustad bernama Agit Saputra pada Selasa 10/9/2019 lalu, peristiwa itu terjadi saat anaknya tengah belajar hafalan, ayah korban juga sempat menceritakan kronologi yang dia ketahui awal mu awal mengapa sibuah hati mendapat perlakuan keji dari sang ustadz yang seharusnya mengayomi,”ujarnya dengan nada sedih’ sehingga kami menempuh jalur hukum seperti ini.

bukti laporan polisi orang tua korban

Dikatakan pakde yang tak lain adalah pakde korban penganiayaan seorang ustadz ponpes Aljabar an nur al islami bahwasanya pihak keluarga juga telah meminta bantuan pada lembaga KPAI yang khusus menangani kekerasan anak-anak di bawah umur, dan pesan dari lembaga ini jangan melebar kemana mana dulu kita sedang urus kasus ini,”ujar ukki menuturkan pesan dari KPAI. (ROZZY)