267 ASN Bandar Lampung Nonreaktif Usai Jalani Tes Cepat Massal

Img20200818101234

ASN Pemkot Bandarlampung menjalani tes cepat di lingkungan kantor pemkot setempat, Selasa (18/8/2020).

Bandarlampung – Sebanyak 267 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bandarlampung yang mengikuti tes cepat (rapid test) massal oleh Dinas Kesehatan di lingkungan kantor pemerintah kota setempat, hasilnya semua dinyatakan nonreaktif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandarlampung Ahmad Nurizki, di Bandarlampung, Selasa, mengatakan bahwa pelaksanaan rapid test ini merupakan upaya  pencegahan dan pengendalian COVID-19 di Kota Bandarlampung, setelah salah satu ASN pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) terinfeksi COVID-19.

“Kita bersyukur semua orang yang diilakukan rapid test nonreaktif termasuk 55 staf yang bertugas di Kantor Dinas PPPA semunya nonreaktif,” kata dia lagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Ruslin menegaskan bahwa pihaknya juga telah melakukan tracing kepada orang-orang yang pernah berkontak erat dengan ASN yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut.

Ia juga mengatakan, pelaksanaan rapid test di lingkungan Pemkot Bandarlampung hanya akan dilakukan satu kali ini saja.

“Kita kan hanya mengambil sampel untuk melakukan penelusuran dan mengetahui ada yang reaktif atau tidak untuk mengetahui lingkungan pemkot aman dari COVID-19,” ujarnya lagi.

Dia juga mengatakan bahwa untuk keluarga dan rekan ASN yang bersangkutan, juga telah dilakukan penelusuran (tracing) dan hasilnya tidak ada yang reaktif.

“Jadi beberapa orang yang pernah kontak dengan ASN telah kita tes cepat juga, dan hasilnya juga nonreaktif, jadi di keluarganya juga cuma yang bersangkutan saja yang positif,” kata dia lagi.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandarlampung Sukarma Wijaya mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Wali Kota Bandarlampung dalam upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19, setelah satu ASN dinyatakan positif.

“Saya bersyukur hasil tes cepatnya nonreaktif. Saya orang pertama yang melakukan rapid test karena pernah berkontak dengan ASN itu, tapi sudah lama, dan hari ini dibuktikan dengan hasil tes cepat yang nonreaktif,” katanya pula. (Ant)

Share