296 Peserta CPNS Tulangbawang Ikuti Tes SKB Bulan Depan

Lima Peserta Skb Dinyatakan Gugur

Menggala – Sebanyak 296 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 asal Kabupaten Tulangbawang akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bulan depan. Mereka akan memperebutkan 108 kuota CPNS yang tersedia.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Tulangbawang Penliyusli PNR mengatakan, peserta CPNS asal Kabupaten Tulangbawang akan melaksanakan tes SKB di Institut Teknologi Sumatera (Itera) Bandar Lampung.

“Jadwal pelaksanaan tes SKB akan dilaksanakan 12 September 2020 di Itera. Pelaksanaannya akan dibagi menjadi dua, sesi I pukul 06.30-10.00 WIB dan sesi II pukul 09.30-13.00 WIBn,” kata Penli, Senin, 24 Agustus 2020.

Sebanyak 296 peserta tes SKB akan memperebutkan 108 kursi CPNS yang tersedia dengan pembagian 102 formasi untuk tenaga teknis, empat tenaga kesehatan untuk umum, dan dua untuk tenaga teknis khusus disabilitas. Sedangkan untuk tenaga pendidikan Pemkab Tulangbawang tidak mendapatkan formasi CPNS. 

Penli menuturkan, terdapat persyaratan dan tata tertib yang harus diperhatikan. Peserta SKB dapat hadir di lokasi 90 menit sebelum jadwal sesi masing-masing dimulai untuk melakukan registrasi. Peserta, juga diwajibkan Mlmembawa Kartu Peserta Ujian asli, Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli, dan Mengenakan pakaian rapi dan sopan. Peserta seleksi membawa alat tulis pribadi yaitu pensil kayu dan pena.

Bagi peserta yang terlambat hadir atau tidak hadir atau tidak mampu mengikuti tahapan seleksi dengan alasan apa pun pada waktu yang telah ditetapkan, maka dinyatakan gugur.

Selain itu, dalam pelaksanaan tes di tengah wabah pandemi Virus Korona atau Covid-19, peserta wajib menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, wajib menggunakan pelindung wajah (face shield).

Ketika didapati peserta yang suhu tubuhnya lebih dari 37,3 derajat celcius dan telah menjalani dua kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit, petugas akan menempatkan di ruang dan diberikan tanda khusus untuk mengikuti ujian di tempat terpisah.

“Semua peserta wajib mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019,” ujar dia.  (LP)

Share