326 Anggota Bawaslu Lamsel Jalani Rapid Test

326 Anggota Bawaslu Lamsel Jalani Rapid Test

Anggota Bawaslu Lampung Selatan melakukan rapid test, Rabu, 15 Juli 2020, di Dinas Kesehatan Lamsel. 

Kalianda – Sebanyak 326 orang jajaran di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Selatan, secara maraton menjalani pemeriksaan rapid test. Pada pelaksanaan rapid test perdana, diikuti oleh panitia pengawas kecamatan (panwascam) dari Kalianda, Rajabasa, dan Penengahan di Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Rabu, 15 Juli 2020.

Ketua Bawaslu Lampung Selatan Hendra Fauzi menjelaskan, pelaksanaan rapid test itu merujuk pada Surat Edaran (SE) Nomor : 0207/K.BAWASLU/TU.00.01/VI/2020 tentang standarisasi alat pelindung diri (APD) protokol kesehatan Covid-19 di Bawaslu Provinsi, kabupaten/kota, panwas kecamatan, panwaslu desa/kelurahan dan pengawas tempat pemungutan suara.

“Atas dasar itu, seluruh di jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan dilakukan rapid tes,” ujar Hendra.

Ketika ditanya, apabila ada dari jajaran dari Bawaslu dinyatakan reaktif dari hasil pemeriksaan ravid test tersebut, Hendra menyatakan, pihaknya masih akan menunggu hasil lanjutan dari pihak dinas kesehatan.

“Kalau memang darurat, ya nanti gelar rapat dulu di tingkat kabupaten untuk mencari solusi atas kondisi yang ada,” tegasnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Jimmy Banggas Hutapea mengatakan, pelaksanaan rapid test tersebut sesuai dengan permohonan pihak Bawaslu. Dinas Kesehatan sendiri kata Jimmy menyediakan alat rapid test sebanyak 500 unit.

“Ya kita siapkan lebih, karena mungkin ada yang diulang. Bisa diulang 2 kali atau lebih,” ujarnya. 

Jika ada hasil yang reaktif dari pemeriksaan rapid test itu, Jimmy menegaskan, hasil tersebut akan dilanjutkan dengan dilakukan swab tenggorokan.

“Yang reaktif langsung kita ambil swab tenggorokan, kita periksa di Labkesda untuk PCR,” ungkapnya. (LP)

Share