4 Warga Pesawaran Positif Covid-19 Dirawat di 4 Rumah Sakit Berbeda

Dua Pasien Covid 9 Di Lamsel Pelaku Perjalanan Dan Miliki Komorbiditas

Pesawaran – Empat warga Kabupaten Pesawaran yang terkonfirmasi positif Covid-19 dilakukan perawatan di empat rumah sakit berbeda di Provinsi Lampung..

Juru bicara (Jubir) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesawaran, Aila Karyus, mengatakan, pasien pertama berinisial BPD (75) warga Gedongtataan, mempunyai riwayat bepergian ke Tangerang pada 15 hingga 19 Juli 2020.

“Kemudian tanggal 7 September 2020, hasil Swab tuan BPD keluar dari RSAM dinyatakan hasilnya Positif Covid-19, saat ini pasien dirawat diruang isolasi RSAM, Bandarlampung,” jelasnya, Rabu, 9 September 2020.

Pasien kedua, berinisial S perempuan usia 26 tahun, seorang ibu rumah tangga, warga Gedongtataan, pada 6 September dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan penelusuran pasien pulang dari Jakarta pada 12 Agustus 2020 dalam kondisi hamil, saat ini pasien sedang dirawat di RSUD Pesawaran.

Ketiga, LJ perempuan usia 19 tahun, seorang asisten rumah tangga, warga Padangcermin, pada 5 September pulang dari Tangerang, dinyatakan positif dan saat ini sedang dilakukan isolasi dan pemantauan di RS BNH Lampung.

“Untuk pasien ketiga ini, tidak dimasukkan dalam pencatatan karena pasien pulang ke Pesawaran status sudah positif dan dimasukkan dalam pencatatan Provinsi DKI Jakarta,” ungkapnya.

Sedangkan pasien yang keempat, R laki laki usia 55 tahun, sopir speed boat, warga Telukpandan, pada 25 Agustus 2020, S mengeluh batuk, pilek, demam, dan sesak nafas lalu berobat ke bidan. Setelah seminggu sebelumnya mengantar wisatawan ke Pulau Pahawang.

“Berdasarkan penelusuran pada 4 September 2020, pasien berobat lagi ke RSUD Dadi Cokrodipo, Bandar Lampung karena masih sesak dan dirawat sehari,” paparnya.

Lalu, lanjutnya, pada 5 September 2020, S dirujuk ke RS Urip Sumoharjo karena bertambah sesak, hasil swab positif Covid-19. Saat ini R dirawat di ruang isolasi RS Urip Sumoharjo sejak 6 September 2020.

“Pasien tersebut bekerja sebagai sopir speed boat (perahu cepat) yang biasa mengantar wisatawan ke pulau Pahawang dan Pulau Tegal. Seminggu sebelum timbul gejala, sempat mengantar wisatawan ke Pulau Pahawang,” ujarnya.

Dia mengatakan setelah keempat pasien dinyatakan positif, Satgas bersama tim surveilans melakukan tracing terhadap kontak erat dan mengimbau untuk isolasi secara mandiri serta menarapkan protokol kesehatan. (LP)

Share