5 Hidangan Takjil Khas Lampung Yang Wajib Untuk Dicoba

Bandar Lampung – Pulau Sumatera memiliki banyak kekayaan kuliner yang unik dan menarik. Salah satunya Lampung, yang jadi provinsi paling ujung di timur Pulau Sumatera.

Pada Ramadhan seperti ini, kuliner khas Lampung ada beberapa yang kembali ditemukan di pasaran dan jadi favorit masyarakat.

Padahal, saat hari biasa, beberapa sajian berikut ini sudah langka atau bahkan hampir tak bisa ditemukan lagi.

Menurut Mega Aria Monica, Sekretaris Perkumpulan Penyelenggaraan Jasaboga Indonesia (PPJI) DPD Lampung, sajian-sajian yang sering dijadikan takjil oleh masyarakat Lampung ini ada yang bisa dengan mudah ditemukan di pasar kuliner saat Ramadhan.

Mulai dari yang gurih hingga yang manis, berikut ini 5 sajian takjil khas Lampung:

1. Gaguduh

Goguduh punya rupa semacam perkedel atau pisang goreng. Sajian ini terbuat dari tepung terigu, gula, garam, kapur, dan air dengan isian berupa pisang dan cempedak.

2. Serbat Kweni

Rak lengkap rasanya jika bicara takjil tapi tak menyebutkan sajian es. Es khas Lampung yang sering dijadikan penganan takjil favorit adalah es serbat kweni.

Seperti namanya, es ini terbuat dari buah mangga kweni. Serbat kweni punya rasa yang cukup unik, perpaduan kecut buah kweni dan manisnya gula akan memberikan kesegaran saat berbuka puasa.

3. Segubal

Lalu ada sekubal atau segubal. Segubal adalah kuliner khas Lampung yang biasanya disajikan hanya pada Ramadhan dan hari-hari raya seperti Lebaran dan pesta adat.

“Hidangan ini sangat nikmat disantap dengan tapai ketan sebagai hidangan penutup atau dengan lauk rendah, gulai, sambal sebagai hidangan utama,” jelas Mega, Kamis (15/5/2020). Sekubal punya penampakan mirip lontong yang dibungkus daun.

4. Bekasam

Bekasam ini jadi salah satu hidangan khas Lampung yang hampir punah. Di Lampung sendiri, bekasam ini hanya beberapa orang saja yang masih setia membuat bekasam karena proses pembuatannya yang cukup sulit. Bekasam adalah sajian hasil fermentasi ikan air tawar. Ikan air tawar yang digunakan berukuran kecil.

Setelah ikan kecil dibersihkan, kemudian dicampur nasi dan diberi bumbu garam. Selanjutnya, setelah tercampur rata lalu dimasukkan ke dalam stoples kedap udara untuk difermentasi selama kurang lebih empat hari.

5. Jejongkong

Jejongkong merupakan salah satu sajian takjil manis favorit masyarakat Lampung. Terbuat dari tepung beras, tepung sagu, dan tepung kanji, rasa dari jejongkong ini manis dengan tekstur yang lembut.

Share