51 Penjahat Berhasil Digulung Dalam Operasi Sikat Di Lamteng

Operasi Sikat Di Lamteng Gulung 51 Penjahat

Konferensi pers yang digelar di Mapolres Lamteng, Jumat, 4 September 2020.

Lamteng – Selama 14 hari Operasi Sikat Krakatau 2020, jajaran Polres Lampung Tengah mengungkap 62 laporan dan menangkap 51 pelaku kejahatan. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Lamteng, Jumat, 4 September 2020.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro didampingi Kabag Ops Kompol Juli Sundara, Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara, serta Kanit Reskrim Polsek jajaran Polres lampung Tengah, di depan awak media menyampaikan bahwa dalam Operasi Sikat Krakatau dari 18–31 Agustus 2020 selama 14 hari, Polres dan Polsek jajaran Polres Lampung Tengah mengungkap 62 laporan polisi.

AKBP Popon mengatakan pada kegiatan tersebut target operasi (TO) sebanyak 4 orang, dan 47 pelaku non-TO. Rincian kasus yang mendominasi yakni pencurian dengan pemberatan sebanyak 41 laporan dengan 35 tersangka, pencurian dengan kekerasan sebanyak 11 laporan dengan 8 tersangka. Sedangkan pencurian kendaraan bermotor sebanyak 10 laporan dengan 8 tersangka.

Kapolres menjelaskan barang bukti yang disita dalam aksi kejahatan yang dilakukan oleh pelaku yaitu 37 sepeda motor berbagai merek, 9 unit handphone, 3 kunci leter T, 3 buah tabung gas elpiji 3 kg, 2 ekor kambing jantan, dan 2 dua buah pancing.

Dalam Operasi Sikat Krakatau 2020 terdapat senpi yang diserahkan masyarakat yaitu dua senpi rakitan jenis revolver, 5 amunisi kaliber 38, dan 1 amunisi.

Kapolres menasehati para pelaku kejahatan untuk bertobat dan tidak mengulangi perbuatannya. Selain itu, Kapolres mengingatkan agar predikat preman atau residivis tidak membuat bangga.

“Semoga ini yang terakhir saudara (pelaku) berhadapan dengan saya dan menjadi orang yang berguna kepada masyarakat kedepannya,” tutupnya. (LP)

Share