Ahli Waris Korban Kecelakaan Bus Terima Santunan Jasa Raharja

Psx 20200702 111402

Bandarlampung – Jasa Raharja Lampung menyerahkan dana santunan kepada ahli waris korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan bus bernomor polisi BE 2694 GG  yang mengalami kecelakaan masuk jurang di jalan turunan Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan kemarin.

“Hari ini Jasa Raharja Lampung melakukan jemput bola ke rumah duka untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan dana santunan kepada ahli waris korban yang merupakan ayah korban,” kata Kepala Jasa Raharja Lampung, Margareth VS Panjaitan di Bandarlampung, Kamis.

Margareth melanjutkan, berdasarkan  Undang-Undang No 33 tahun 1964, ahli waris korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta. Dana santunan itu diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Jasa Raharja Metro, Ba Rudi Yanto kepada ahli warisnya Whisnu Helly Andoko.

Untuk korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut bernama Heldany Bintang Alwisyah yang berdomisili di kota Metro.

“Untuk korban yang mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Bob Bazar, Jasa Raharja  sudah menerbitkan surat jaminan ke RSUD yang merawat korban,” kata dia. Kecelakaan Bus Permata Hati dengan nomor polisi BE 2694 GG terjadi di jalan turunan, Objek Wisata Pantai Minag Rua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan.

Kecelakaan terjadi pada hari Rabu sore pukul 17.00 WIB. Kecelakaan tersebut terjadi saat kendaraan Bus Permata jatuh ke jurang akibat mobil diduga mengalami rem blong di Jalan turunan Objek Wisata, Pantai Minag Rua, Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan.(Ant)

Share