Akibat Virus Difteri Mahasiswi USU WN Malaysia Meninggal

0
4
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Runtung Sitepu,SH, memberikan keterangan mahasiswi kedokteran yang meninggal. (Ant)

Medan – Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Semester V, NA (20) Warga Negara Malaysia, meninggal dunia di RSUP Adam Malik Medan, diduga akibat virus difteri.

Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Runtung Sitepu,SH, menjawab wartawan, usai Peringatan Dies Natalis USU ke-67 di Medan, Selasa, mengatakan laporan meninggalnya mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) itu, diperolehnya kemarin dari Dekan FK USU Dr.dr Aldy S Rambe SpS (K).

Menurut dia, mahasiswi tersebut meninggal dunia di RSUP Adam Malik Medan, Sabtu (21/9) sekitar pukul 02.30 WIB. “Sebelumnya mahasiswi warga negara asing yang tinggal di rumah kost Tentrem Jalan Sukabaru Padang Bulan, Kecamatan Medan Selayang, sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit (RS) USU, dan kemudian dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan,” ujar Runtung.

Runtung mengatakan, meninggalnya mahasiswi tersebut, merupakan musibah bagi USU, dan didoakan semoga almarhumah dapat diterima di sisi Allah SWT. Hal itu, merupakan kejadian luar biasa (KLB), karena selama ini yang namanya difteri jarang terdengar lagi.

“Namun secara tiba-tiba muncul kembali dan terjangkit kepada mahasiswi asal Malaysia yang kuliah di FK USU,” ucap Runtung.

Tim medis dari RSUP Adam Malik Medan telah mengambil sampel “swab” dari tenggorokan dan hidung korban dan dikirimkan ke Laboratorium Kementerian Kesehatan di Jakarta untuk mengetahui penyakit yang dialami mahasiswi itu, sebut Runtung.

“Jadi, waktu penelitian terhadap penyakit korban tersebut selama tujuh hari, mari kita bersabar untuk menunggunya,” katanya.

Pascameninggalnya NA (20) mahasiswi FK USU, dan sebanyak 260 mahasiswa kedokteran terpaksa diberikan suntikan imunisasi, 10 orang mahasiswa merasa demam-demam dibawa ke RSUP Adam Malik Medan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. 

Namun 8 orang dari mahasiswa itu, deperbolehkan pulang ke rumah, sedangkan 2 orang lagi menjalani pemeriksaan intensif dan diberikan pengobatan. ‘ Kemudian, dua orang mahasiswi yang masih berada di RSUP Adam Malik Medan, terus dicek kesehatannya, pemeriksaan darah, karena mereka adalah rekan satu kost korban di Padang Bulan Medan.

Kedua mahasiswi tersebut yang selama ini merawat korban yang sakit di rumah kost dan ikut menemani di RS USU dan RSUP Adam Malik Medan.(Ant)