Angka Positif Covid-19 di Lamtim Bertambah 1 Kasus

Angka Positif Covid 19 Di Pringsewu Jadi 5 Kasus

Sukadana – Satu warga Kabupaten Lamtim kembali terkonfirmasi positif Covid-19. Warga Lamtim berjenis kelami laki-laki (51) itu eks pengemudi online dan tinggal mengontrak di Desa Banjarrejo, Kecamatan Batanghari.

Pasien 03 Covid 19 Kabupaten Lamtim yang berstatus KTP domisili Kota Metro tersebut sejak Minggu, 23 Agustus 2020, menjalani perawatan di ruang isolasi RSU A Yani Kota Metro.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim, dr. Nanang Salman, menjelaskan, pasien 03 Covid-19 Kabupaten Lamtim tersebut sesuai KTP merupakan warga Kota Metro. Kemudian sejak 30 Juli 2020, pindah tinggal dan mengontrak di Desa Banjarrejo, Kecamatan Batanghari.

“Sebelumnya pasien 03 ini berprofesi sebagai pengemudi Grabcar, namun tiga bulan terakhir sudah beralih profesi ke pekerjaan lain,” kata dia, Senin, 24 Agustus 2020.

Sebelum dinyatakan positif Covid-19, pasien 03 yang mempunyai riwayat penyakit TBC tersebut mengeluh tidak enak badan, sesak nafas, dan badan lemas.

Dengan keluhan tersebut, pasien 03 dimaksud sudah berobat ke bidan didekat tempatnya mengontrak, tenaga kesehatan di wilayah Kota Metro, dan terakhir dirawat inap di Rumah Sakit Azizah Kota Metro, pada Sabtu, 22 Agustus 2020 karena ada flek di paru-parunya.

Selanjutnya pada Minggu (23 Agustus 2020), pasien ini dirujuk oleh RS Azizah ke RSU A Yani Kota Metro. Dengan keluhan batuk, demam serta sesak nafas, dengan diagnosa dokter pneumonia + fibris dan riwayat TB. Kemudian oleh pihak RSU A Yani melakukan swab test I dengan hasil positif Covid-19.

“Saat ini pasien tersebut di rawat di ruang isolasi RSU A Yani Kota Metro,” kata Nanang.

Pasien 03 ini, kata Nanang, yang sebelumnya juga sempat memiliki showroom tersebut juga sebelumnya pernah memiliki riwayat perjalanan sering bolak-balik ke Jakarta.

“Kami selanjutnya melakukan tracing terhadap sembilan orang yang telah melakukan kontak erat dengan pasien 03 tersebut. Ke sembilan orang tersebut terdiri dari tujuh orang keluarga dekat dan dua orang tenaga kesehatan,” kata dia. (LP)

Share