Apel Khusus Brigif 4 Marinir/BS

0
128

Pesawaran, etalaseinfo~Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS (Brigif 4 Mar/BS) Kolonel Marinir Ahmad Fajar yang di wakili oleh Perwira Staf Operasi Brigade Infanteri 4 Marinir/BS (Pasops Brigif 4 Mar/BS) Letkol Mar Isna Muhsin Abdilah, S.E., M.Tr.(Han) melaksanakan Apel Khusus jajaran Brigif 4 Mar di Sarang Petarung Harimau Sumatera, Piabung, Padang Cermin, Pesawaran, Lampung. Senin (22/04/2019).

Pelaksanaan Apel Khusus ini dihadiri oleh para Perwira Staf, para Dansatlak, serta seluruh Perwira dan Prajurit di jajaran Brigif 4 Mar/BS wilayah Lampung. Apel Khusus ini merupakan arahan dan kebijakan Pemimpin TNI AL terkait telah selesainya pesta demokrasi bangsa Indonesia untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan Anggota Legislatif. 

Dalam rangka pengamanan pemilu 2019, TNI AL bersama komponen bangsa lainnya mengerahkan kekuatan yang cukup besar baik berupa prajurit maupun alutsista yang tergelar diseluruh wilayah indonesia. Profesionalisme dan semangat pengabdian yang tinggi dilandasi Sumpah Prajurit dan Sapta Marga, para Prajurit TNI AL dapat mengemban tugas secara proporsional dan profesional. Begitu juga dalam menjaga netralitas, para Prajurit TNI AL telah dapat membuktikan sikap untuk tidak berpihak pada salah satu golongan atau calon.

Amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. yang dibacakan oleh Pasops Brigif 4 Mar/BS mengatakan, dua tahapan Pemilu yaitu masa kampanye dan pencoblosan telah dilalui dengan aman dan lancar.

Tidak ada hal-hal yang menonjol yang dapat mengganggu jalannya agenda nasional tersebut. Namun demikian, memasuki tahap penghitungan suara dan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif kita harus tetap waspada untuk tetap dapat menjamin keamanan dan ketertiban sehingga pelaksanaan demokrasi di Indonesia dapat berjalan dengan baik.

Dalam amanat Apel Khusus tersebut ada beberapa hal yang menjadi penekanan Kasal yaitu pertama, seluruh prajurit TNI AL dan Pegawai Negeri Sipil harus menciptakan keamanan dan ketenangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di wilayah kerja masing-masing.

Kedua, seluruh Prajurit TNI AL dan Pegawai Negeri Sipil serta keluarga tidak terpancing dengan berita yang bersifat provokatif maupun berita media sosial serta hoax yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Ketiga, Prajurit TNI AL dan Pegawai Negeri Sipil harus tetap menjaga netralitas serta tidak melanggar ketentuan peraturan serta perundang undangan yang berlaku.

Keempat, seluruh Prajurit TNI AL dan Pegawai Negeri Sipil agar memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta Panca Prasetya Korpri. Kelima, tingkatkan soliditas TNI – Polri, untuk bersama-sama menjaga dan mengawal pelaksanaan tahapan pesta demokrasi selanjutnya sehingga dapat berjalan sukses dan lancar.

Keenam, agar seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AL memberikan pemahaman kepada keluarga masing-masing dalam bermedia sosial dengan tidak membuat pernyataan dan atau memberikan komentar-komentar kepada siapapun yang dapat menimbulkan kegaduhan.

Ketujuh, agar seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AL beserta keluarga untuk menjaga citra nama baik TNI dan khususnya TNI AL.(Edy/Jun)