ASDP Imbau Beli Tiket Online Jauh Hari

Bakauheni With Siger Monument1

Jelang long weekend hari libur tahun baru Islam 1441H/2020, arus penyeberangan di Pelabuhan bakauheni mulai meningkat, Rabu, 19 Agustus 2020.

Kalianda – PT ASDP Cabang Bakauheni mengimbau masyarakat pengguna jasa agar membeli atau reservasi tiket secara online jauh-jauh hari untuk mengantisipasi kemacetan di depan pelabuhan.

“Pasti ada lonjakan pengguna jasa karena long weekend (libur tahun baru islam 2020). Untuk menghindari kemacetan akibat belum bertiket online, maka diimbau kepada pengguna jasa  mempersiapkan tiket online jauh jauh hari sebelum keberangkatan,” kata Humas PT ASDP cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap kepada lampost.co, Rabu, 19 Agustus 2020.

Saiful mengatakan pembelian tiket untuk menyeberang bisa dilakukan melalui aplikasi ferizy.com yang dapat diunduh pengguna di Play Store. Menurutnya tiket online memberikan kemudahan kepada pengguna jasa, karena bisa pesan tiket dari rumah atau dimana saja. 

“Jadi sampai pelabuhan tinggal scan barcode dan langsung bisa menyeberang, tanpa harus antre di pelabuhan,” ujar Saiful lagi.

Selain mencegah antrean, ungkap Saiful, dengan tiket online saat ini merupakan upaya yang tepat untuk meminimalisir interaksi di tolgate maupun di loket guna pencegahan covid 19.

“Pembelian tiket online secara mandiri melalui website maupun aplikasi sangat mudah, dan pencatatan manifest terkait data asuransi yang menjadi hak pengguna jasa juga semakin akurat,” katanya.

Kondisi situasi pandemi Covid 19 saat ini, Saiful menuturkan protokol kesehatan yang menjadi perhatian bersama dan harus dipatuhi. Protokol tersebut wajib menggunakan masker saat berada di pelabuhan dan kapal, rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan jaga jarak minimal 1,5 hingga dua meter.

“Kami sangat concern dalam penerapan protokol ini. Bahkan, petugas pramugari kami di kapal ekspress Merak-Bakauheni yang dilengkapi dengan face shield saat bertugas, secara proaktif juga mengingatkan pengguna jasa dalam penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya. (LP)

Share