Bapaslon Pelanggar Protokol Covid-19 Harus Diberikan Sanksi Tegas

Bapaslon Pelanggar Protokol Covid 19 Harus Diberikan Sanksi Tegas

Pengamat politik Universitas Lampung Darmawan Purba.

Bandar Lampung – Pelanggaran protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 oleh bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah di delapan kabupaten/kota harus mendapat sanksi yang tegas bukan hanya teguran. Sanksi tersebut dapat berupa pengurangan masa kampanye kepada bapaslon yang melanggar protokol kesehatan.

“Memang dari awal dikhawatirkan. Kalau sudah begitu, tegakkan aturan artinya bapaslon yang melanggar apa sanksinya, salah satunya bisa pengurangan masa kampanye,” ujar pengamat politik Universitas Lampung Darmawan Purba, Senin, 7 September 2020.

Dia mengatakan sanksi teguran bagi bapaslon yang melanggar protokol kesehatan tidak cukup dan tidak akan membuat mereka jera karena akan mengulangi hal tersebut. Apalagi tahapan pilkada yang mengumpulkan banyak massa masih panjang.

Selanjutnya, sanksi tersebut harus adil tanpa pandang bulu. Penegakan aturan tersebut juga perlu kerja sama antara kepolisian, penyelengara, pengawas, pemerintah setempat, dan pihak-pihak terkait.

“Segera disusun formula pemberian sanksi kepada bapaslon atau timnnya yang tidak taat, yang bersipat adil, seperti kemarin harusnya taat protokol Covid-19, tapi apa yang diberikan sanksinya,” katanya. (LP)

Share