Bawaslu Teruskan Penemuan Pelanggaran Protokol Kesehatan ke Pihak Terkait

Bawaslu Teruskan Penemuan Pelanggaran Protokol Kesehatan Ke Pihak Terkait

Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Pengawasan Iskardo P Panggar. 

Bandar Lampung –  Banyak pihak mengkhawatirkan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) di delapan kabupaten/kota se-Lampung akan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Kekhawatiran tersebut cukup beralasan setelah Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung menemukan banyak bakal pasangan calon kepala daerah yang melanggar aturan protokol kesehatan saat mendaftar ke KPU.

Untuk itu, Bawaslu akan merekomendasikan kepada pihak terkait seperti kepolisian, Satgas Covid-19, Satpol-PP, dan lainnya jika adanya pelanggaran protokol kesehatan selama tahapan pilkada berlangsung. Kemudian, hasil temuan ini akan ditindaklanjuti kurang lebih dua hari karena ada dua langkah yang harus dilakukan, yaitu memanggil pihak terkait dan meneruskan ke pihak selanjutnya.

“Dugaan pelanggaran protokol kesehatan ini akan kami teruskan ke pihak-pihak terkait. Sebab, pelanggaran protokol kesehatan terkait pergub,” ujarnya Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Pengawasan Iskardo P Panggar, Kamis, 10 September 2020.

Pihaknya juga selalu mengimbau seluruh pihak yang terlibat agar selalu mengutamakan protokol kesehatan dalam setiap tahapan pilkada. Hal itu sesuai dengan harapan Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto jangan sampai pilkada itu menajdi klaster terbaru penyebaran Covid-19. “Jangan sampai pesta kemenangan menjadi upacara kematian karena banyak yang terpapar Covid-19,” kata Kapolda.

“Ini sesuai UU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015,” ujar Iskardo. (LP)

Share