BAZNAS Sediakan Layanan Kurban Daring

Whatsapp Image 2020 07 03 At 09.52.16

Ilustrasi hewan kurban Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional menyediakan layanan kurban online/daring untuk masyarakat yang ingin berkurban di tengah wabah COVID-19 yang mewajibkan penerapan protokol kesehatan.

“Diharapkan dengan berbagai kanal pembayaran kurban yang disediakan BAZNAS menjadi alternatif utama masyarakat menjalankan ibadah kurban dalam kondisi pandemi COVID-19,” kata Direktur Utama BAZNAS M Arifin Purwakananta kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, platform itu penting bagi umat yang ingin menunaikan kurban secara daring di tengah pandemi yang mewajibkan penerapan jaga jarak atau physical distancing.

Dia mengatakan BAZNAS menyediakan sejumlah platform digital untuk mengakomodasi layanan Kurban Online BAZNAS.

BAZNAS memiliki sejumlah layanan digital yang sejalur dengan platform daringnya, seperti BAZNAS Platform melalui website BAZNAS.

Kemudian, lanjut dia, platform nonkomersial dapat diakses di Kitabisa, Benih Baik dan Peduli Sehat. Selanjutnya ada platform komersial dengan mengembangkan kemitraan bersama “e-commerce” seperti Tokopedia, Bukalapak, Elevenia, Blibli, Lazada, Shopee, dan sebagainya.

Lalu, kata Arifin, BAZNAS juga mengembangkan kecerdasan artifisial menggunakan Chatbot pada aplikasi LINE bernama Zavira (Zakat Virtual Assistant) dengan nama akun @baznasindonesia. Terdapat juga program inovatif melalui aplikasi LinkAja dan OVO.

Terakhir, lanjut dia, BAZNAS memiliki platform media sosial, yakni mendorong iklan dan kampanye melalui sosial media untuk mengajak masyarakat berzakat, seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lainnya.

ā€œBAZNAS berkomitmen untuk memberikan layanan kemudahan berkurban melalui program Kurban Online BAZNAS,” katanya.

Arifin memastikan pelaksanaan layanan Kurban Online BAZNAS dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tidak melanggar syariah.

“Kurban Online BAZNAS telah dirancang dengan sistem sedemikian rupa untuk menjawab keraguan praktik ibadah kurban dengan sistem online. Jadi tak perlu ada kekhawatiran, masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan mudah, aman, dan tetap sesuai syariah,” katanya. (Ant)

Share