BNNP Lampung Segera Tetapkan Status Pengedar 1 Kg Sabu

Buronan Pencuri Di Braja Sebelah Dibekuk Polisi

Bandar Lampung – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, masih melakukan pemeriksaan terhadap Hasan, satu orang yang diamankan dari perkara peredaran sabu 1,03 Kg dengan dua tersangka yakni Oknum AKP di Polda Lampung, dan Kepala Kampung di Lampung Tengah.

Kepala BNNP Lampung Brigjenpol I Wayan Sukawinaya memaparkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan mencari alat bukti.

“Masih dilakukan pemeriksaan, maksimal 6 hari (sejak ditangkap berdasarkan Kuhap),” ujar Kepala BNNP Lampung Brigjenpol I Wayan Sukawinaya, 14 Agustus 2020.

Status Hasan yang saat itu membawa kendaraan atau supir Kepala Kampung bakal ditetapkan besok, yakni 15 Agustus 2020.

Aparat juga masih melakukan pengembangan terkait keterlibatan pelaku lain atau oknum aparat lainnya. BNNP juga melakukan pengembangan terhadap jaringan pemasok dari Pekan Baru, Riau.

“Setiap pengungkapan pasti kami kembangkan,” kata alumnus Akabri 1988 itu.

Badan Narkotika Nasional (BNNP) Lampung akhirnya memaparkan pengungkapan perkara, peredaran narkoba lintas Provinsi, yang melibatkan oknum aparat.

Dari tiga orang yang ditangkap, dua telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Adi Kurniawan (39), Kepala Kampung Sukajawa, Kecamatan Bumi Ratunuban, Lampung Tengah, dan Andriyanto (47), oknum Polisi yang berdinas di Polda Lampung, warga Metro Barat, Kota Metro.

Dari penangkapan keduanya BNNP mengamankan sabu seberat 1,03642 kg (1 kg), yang dibungkus dengan plastik teh china warna emas.
Selain itu aparat menyita, 1 lembar resi paket Indah Cargo, 5 buah smartphone, uang tunai Rp. 7,3 juta, 4 kartu ATM, 2 buah SIM, dan satu unit Suzuki Baleno BE 1418 RE. (LP)

Share