BRI Perketat Protokol Kesehatan Setelah Pegawai Terpapar Covid-19

Bandar Lampung – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Bandar Lampung merespons sejak adanya kabar mengenai karyawannya yang terpapar Covid-19. Sejumlah antisipasi dilakukan dengan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. 

“Pekerja yang berstatus positif Covid-19 tanpa gejala telah diisolasi mandiri dan disediakan fasilitas isolasi di Rumah Sakit Bandar Negara Husada. Adapun bagi pekerja positif Covid-19 dengan gejala telah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Advent. Saat ini seluruh pekerja yang terpapar Covid-19 dalam keadaan sehat,” kata Pimpinan Cabang BRI S.M. Linton Hutapea, Senin, 12 Oktober 2020.

Selain itu, BRI juga telah mengambil sejumlah langkah tindakan untuk memutus rantai penularan Covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan guna sterilisasi ruangan di Kantor Cabang BRI Tanjungkarang setiap hari dan melakukan rapid test massal kepada seluruh pekerja BRI. Selain itu, melakukan penutupan sementara operasional BRI Kanca Tanjungkarang dan melaksanakan work from home (WFH) hingga tracing para pekerja yang pernah beraktivitas atau kontak dengan pekerja yang terpapar Covid-19.

“Sebagai komitmen dalam memberikan pelayanan perbankan kepada nasabah, layanan BRI tetap berjalan normal dengan alternative site, di antaranya BRI Kanca Telukbetung, BRI KCP Sudirman, BRI KCP Tanjungagung, BRI Unit Bumiwaras, BRI Unit Kedaton, dan Unit kerja BRI terdekat lainnya,” katanya.

Adapun layanan di seluruh unit kerja BRI tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan penerapam 3M, di antaranya wajib memakai masker bagi setiap petugas BRI maupun nasabah, menyediakan wastafel dan sabun atau handsanitizer untuk cuci tangan, menjaga jarak antrean nasabah satu sampai dengan 1,5 meter, dalam banking hall maupun galeri ATM serta mengecek suhu setiap petugas dan nasabah.

“Selain itu, nasabah juga dapat bertransaksi melalui jaringan e-channel, e-banking yang disediakan BRI serta agen-agen BRILink yang tersebar di seluruh wilayah kerja BRI Bandar Lampung,” katanya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lampung, Budiharto Setyawan mengatakan pihaknya telah melakukan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan dari pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan perkantoran dan ATM sudah dilakukan.

“Kami selalu melakukan imbauan kepada seluruh bank di Lampung untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Terlebih lagi penerapan 3M yang harus terus dijalankan,” ujarnya. 

Selain itu, juga setiap ada kesempatan pertemuan, seperti virtual, BI selalu sampaikan agar jangan pernah abai mengenai protokol kesehatan. (LP)

Bagikan