Cabuli Anak Majikan, Sopir Pribadi Divonis 7 Tahun Penjara

Cabuli Anak Majikan Sopir Pribadi Divonis 7 Tahun Penjara

Suasana persidangan kasus pencabulan di PN Kelas IA Tanjungkarang. 

Bandar Lampung – Mencabuli anak majikan berinisial AK (14) dalam kurun waktu 4 tahun, Eko Wahyudi (36) Yang berprofesi sebagai sopir pribadi di Telukbetung Selatan divonis 7 tahun penjara.

Dalam sidang yang di gelar secara virtual di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang, Rabu 15 Juli 2020. Hakim Surono mengatakan perbuatan terdakwa melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan dan berbuat cabul kepada AK.

Majelis hakim menerangkan bahwa dari 2013 hingga 2014 terdakwa yang bekerja sebagai sopir pribadi. Ketika hendak mengantarkan korban ke SD Yayasan Madrasah, terdakwa mengancam akan membunuh kakek maupun nenek. Jika korban tidak mau membuka pakaian yang saat itu korban masih menginjak bangku sekolah SD. Selanjutnya terdakwa melakukan perbuatan tidak senonoh kepada korban.

Perbuatan tersebut terdakwa lakukan hingga Juni 2017 yakni hingga korban duduk di kelas 1 SMP di MTS 1 Pahoman yang beralamat di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

Dari hasil visum et repertum dari RSUD Abdul Moeloek No:357/VII.01/2.1/II/2020 perihal Hasil Pemeriksaan Luka Atas Nama AK ditandatangani oleh dr. Muhammad Galih Irianto pada kesimpulannya berdasarkan pada pemeriksaan selaput dara korban ditemukan celah pada posisi jam dua belas, jam tiga (kiri tengah) Dan jam enam (tengah bawah) akibat trauma tumpul.

“Memutuskan kepada terdakwa penjara selama 7 tahun dan denda Rp400 juta subsider 4 bulan kurungan dan menetapkan terdakwa tetap berada di dalam tahanan dikurangi selama masa penahanan,” kata Ketua Majelis Hakim. (LP)

Share