Danny Murphy Tolak Penghormatan “Guard Of Honour” Manchester City Ke Liverpool

Liverpool 10

Manchester, etalaseinfo.com – Mantan gelandang Liverpool, Danny Murphy, melontarkan pernyataan kontroversial terkait penghormatan “Guard Of Honour” yang akan dilakukan Manchester City kepada Liverpool.

Liverpool dipastikan menjuarai Liga Primer Inggris musim 2019/2020 setelah Man City dikalahkan Chelsea 2-1, pekan lalu.

Hasil tersebut membuat The Reds unggul 23 poin dan tidak bisa terkejar lagi dalam sisa tujuh pertandingan dari Man City, yang menempati urutan kedua.

Terdekat, Liverpool akan menghadapi Man City pada pekan ke-32 di Stadion Etihad, Senin (3/7) dini hari WIB.

Sebelumnya, manajer Man City, Pep Guardiola, juga sudah mengatakan bahwa para pemainnya akan menjunjung tinggi tradisi dengan membentuk pagar dan bertepuk tangan saat para pemain Liverpool masuk ke lapangan.

“Itu adalah persepsi dari rasa hormat, ‘hal yang benar untuk dilakukan’, pesan yang Anda coba kirim ke dunia sepakbola bahwa ketika ada pemenang, Anda akan menunjukkan rasa hormat,” ucap Murphy kepada Talksport, Selasa (30/6).

“Man City akan melakukannya akan menunjukkan kerendahan hati, dan mengakui kehebatan dan penghargaan atas kualitas Liverpool. Saya pikir ini adalah omong kosong.”

“Saya tidak tahu dari mana itu dimulai dan mengapa itu dimulai, saya akan merasa tidak nyaman melakukannya. Saya akan melakukannya karena Anda harus melakukannya, tetapi saya tidak ingin melakukannya, karena itu tidak akan dilakukan dengan tulus.”

“Jika saya adalah pemain Liverpool dan Manchester United yang menjuarai liga, Anda tahu mereka lebih baik dari Anda, Anda menghargai itu dan Anda berusaha sebaik mungkin untuk menjadi seperti mereka, dari situ saja sudah cukup diketahui bahwa Anda menghargai mereka.”

“Para fans tidak ingin Anda melakukannya, para pemain tidak benar-benar ingin melakukannya, itu semua hanya untuk gimik dan itu tidak berarti apa-apa,” tambahnya.

Murphy menambahkan, gerakan penghormatan kolektif itu dianggapnya tidak cocok mengingat kualitas gelandang Man City, yakni Kevin De Bruyne.

De Bruyne memang sedang menikmati salah satu musim terbaiknya di Man City. Ia menjadi tokoh kunci untuk gol dan assist The Citizens musim ini.

“De Bruyne adalah gelandang terbaik, mungkin di dunia,” tutur Murphy.

“Lalu dia akan bertepuk tangan dan memberikan kehormatan kepada pemain yang bahkan tidak bisa mencapai levelnya.”

“Jika saya yang memenangkannya dan berjalan di sana, saya akan merasa canggung. Saya merasa tidak nyaman.”

“Saya mengerti mengapa prosesi itu dilakukan, karena memang untuk memberikan pesan [sportivitas] yang tepat kepada mereka yang menonton.”

“Tetapi, saya tetap tidak memahami intinya,” pungkasnya.

Seperti dilansir sejumlah media Inggris, belum diketahui bagaimana teknis prosesi “Guard Of Honour” dalam situasi pandemi corona ini.

Maklum, aturan jarak sosial harus diterapkan. Apalagi selepas “restart”, kedua tim yang bertanding diharuskan keluar dari lorong berbeda. (Goal)

Share