Diduga Aliran Sesat Dan Pengganda Uang di Lampung Selatan Di Grebek Polda

0
261

 
Katibung, etalaseinfo.com – Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung menangkap tiga orang pengurus Padepokan Cahaya Pelangi Nusantara (CPN) di Desa Pardasuka, kecamatan Katibung, Kabuoaten Lampung Selatan, Rabu (7/8/2019) kemarin.

Informasi yang beredar padepokan tersebut, dikeluhkan warga karena diduga aliran sesat, serta adanya penipuan dan penggelepan dengan modus penggandaan  uang.

Tiga pelaku yang diamankan yakni Lasmini (50) pemilik padepokan, Stefanus (52) suami Lasmini, dan Muharis PNS asal Kalirejo, Lampung Tengah. Lasmini dikabarkan mendapatkan julukan sebagai Nyi Blorong yang bisa menggandakan uang dengan media magis atau jimat. 
Penangkapan tersebut berdasarkan laporan penipuan dan penggelapan sesuai dengan LP/ B- 683/ V/ 2019/ SPKT Polda Lampung, tertanggal 20 Mei 2019.

Saat dikonfirmasi, PJ Kepala Desa Pardasuka Hayat membenarkan hal tersebut. “Saya merasa kaget. Dihubungi oleh pihak polsek, bahwasanya di Desa Pardasuka akan ada penggeledahan dari Polda.

Saya diminta untuk mendampingi, selaku Pj Kades karena bagaimanapun juga itu warga saya,” ujar PJ Kepala Desa Pardasuka, Hayat.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Kombespol M. Barly membenarkan penangkapan tersebut. “Iya benar Nyi Blorong. Ada dugaan tipu gelap, ganda uang. Tapi soal dugaan aliran sesat, bukan ranah kami. Hanya tipu gelap,” ujarnya, Rabu (7/8/2019).

Ditanya soal aktivitas kegiatan padepokan tersebut dan status pelaku, Barly belum memaparkan secara rinci.

“Ini masih dalam pemeriksaan, nanti dikabarkan,”.
Sementara salah satu media di Lampung mendapatkan surat dari Pemkab Lampung Selatan yang ditujukan ke Camat Katibung, dengan nomor 450/1340/VL.01/2019 untuk Camat Katibung. Disebutkan dalam surat tersebut, bahwa pengikut Padepokan CPN diduga aliran sesat dan meresahkan masyarakat. Kemudian Forkompinda, MUI dan lain-lainnya diminta agar mengantisipasi hal tersebut. (Lppr)