Dinsos Lampung Dukung Petani Garam Di Pulau Legundi

Produksi garam spa warga di Pulau Legundi, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Bandarlampung – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung mendorong petani garam di Pulau Legundi, Kabupaten Pesawaran untuk mengembangkan usahanya melalui program pendampingan dan bantuan dari Kementerian Sosial.

“Kami mempunyai program pembentukan kelompok usaha bersama (KUBE) untuk usaha kecil yang nantinya dibina dan diberikan modal usaha dari Kementerian Sosial,” kata Pelaksana Tugas Kadis Sosial Provinsi Lampung Heryana Romdhoni, di Bandarlampung, Rabu. 

Pihaknya mendorong para petani garam di Pulau Legundi untuk membentuk KUBE  yang merupakan himpunan masyarakat kurang mampu guna dibina untuk pengembangan usaha.

Ia menjelaskan masing-masing kelompok terdiri atas lima orang, dan mereka nantinya diminta untuk membuat proposal terkait kegiatan usahanya. 

“Jika proposal mereka disetujui, Kemensos akan memberikan dana bantuan sekitar Rp20 juta per kelompok,” ujarnya pula. 

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Koperasi dan UMKM, agar bantuan tersebut nantinya tidak timpang tindih.

Menurutnya, potensi di Pulau legundi cukup beragam terutama garam, budi daya lobster serta pariwisata, dan hal ini sangat menjanjikan.

“Mudah-mudahan KUBE ini terbentuk, dan kami akan mengusulkan untuk mendapatkan pendampingan dan bantuan hibah dari Kementerian Sosial, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan perekonomian di daerah itu,” katanya lagi. 

Terkait pemasaran, lanjutnya, PT Aneka Usaha Laba Jaya Utama yang merupakan BUMD milik Pemkab Pesawaran akan menggandeng pelaku usaha di Pulau Legundi khususnya usaha garam dalam memasarkan produk mereka. 

“BUMD ini juga membantu dalam bentuk kemasan terutama produk garam untuk perawatan tubuh atau spa,” ujarnya lagi. 

PT Aneka Usaha Laba Jaya Utama akan melaksanakan beberapa program di Pulau Legundi, seperti pembangunan pondok pariwisata, memasifkan program PESAN KITA (PESawaran trANs Kawula dan wIsaTA).

Kemudian, mendirikan Gedung Kemilau Pesawaran dan membangun destinasi eco eduwisata blue diamond in Legundi Island.

Selanjutnya, pondok industri sebagai langkah awal produksi garam untuk perawatan tubuh spa dan minyak garam serta pembangunan keramba budi daya lobster di Pulau Legundi. (ANt)

Bagikan