DPO Pengedar Sabu Polres Way Kanan Diringkus saat Pesta Narkoba

Dpo Pengedar Sabu Polres Way Kanan Diringkus Saat Pesta Narkoba

Barang bukti yang disita Polres Way Kanan dari tersangka penyalahgunaan sabu.

Way Kanan – Tim gabungan Polres Way Kanan dan Polsek Baradatu meringkus pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ekstasi di Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Way Kanan, Rabu dini hari, 9 September 2020. Penangkapan dilakukan saat tersangka yang merupakan DPO kasus narkoba sedang berpesta narkoba bersama rekan-rekannya yang melarikan diri.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Narkoba AKP Firmansyah menerangkan kronologis penangkapan tersangka dilakukan Rabu dini hari, 9 September 2020, sekitar pukul 00.30 WIB. Satresnarkoba Polres Way Kanan mendapat informasi dari masyarakat kalau MS (37), warga Kampung Banjarmasin, Baradatu, yang masuk DPO kepolisian sedang pesta narkoba di salah satu rumah warga yang berada di Kampung Tiuh Balak.

MS yang menjadi bandar narkoba masuk DPO berdasarkan penangkapan tersangka Ahmad yang notabene adalah kakak kandungnya pada kasus narkoba sebelumnya. Kemudian tim gabungan Polres Way Kanan bersama Polsek Baradatu dipimpin Kasat Narkoba AKP Firmansyah dan Kasat Intelkam Iptu Donny Oktarizal menuju rumah tersebut untuk melakukan penyelidikan.

“Melihat kehadiran petugas kepolisian, beberapa orang yang berada dalam rumah langsung melarikan diri dan hanya seorang laki-laki diamankan yang mengaku bernama MS sebagai pemilik rumah,” katanya, Rabu, 9 September 2020.

Petugas menggeledah tersangka dan dalam genggaman tangan kanan tersangka ditemukan satu kotak rokok yang di dalamnya terdapat setengah butir tablet warna biru diduga narkotika jenis ekstasi. Tak hanya itu, di samping rumah di atas lantai ditemukan seperangkat alat isap (bong) dari botol kaca bening dan satu buah tas selempang warna hitam yang di dalamnya terdapat satu unit ponsel Nokia warna hitam dan uang tunai Rp6.050.000.

Selanjutnya MS yang mengaku telah menjalankan bisnis narkoba selama beberapa tahun terakhir ini beserta barang bukti dibawa ke Polres Way Kanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

“Atas perbuatannya tersangka dapat dikenai Pasal 114 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 pada perkara sebelumnya dan pada perkara saat ini melanggar Pasal 112 Ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun,” ujarnya. (LP)

Share