DPS di 8 Kabupaten/Kota Berjumlah 3.890.063 Pemilih

Putusan Sengketa Dukungan Ike Edwin Zam Dikawal 100 Petugas Pengamanan

Bandar Lampung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung bersama KPU di delapan kabupaten/kota yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 terus bersiap. Kali ini jajaran penyelenggara pemilu tersebut merampungkan daftar pemilih sementara (DPS) dengan jumlah seluruhnya di delapan KPU kabupaten/kota yaitu 3.890.063 pemilih

Jumlah itu terdiri dari pemilih laki-laki 1.959.115 dan pemilih perempuan berjumlah 1.930.948 pemilih. 

Komisioner KPU Lampung Divisi Data dan Informasi, Agus Riyanto mengatakan rapat pleno terbuka terhadap daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP) yang dilakukan berjenjang. Proses dimulai dari panitia pemungutan suara (PPS) pada 30 Agustus-1 September 2020 dilanjutkan dengan rapat pleno terbuka DPHP di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) pada 2-4 September 2020. Sedangkan rapat pleno terbuka DPHP dan penetapan DPS di tingkat KPU kabupaten/kota pada 5-14 September 2020 di delapan KPU kabupaten/kota se-Lampung telah selesai dilakukan. 

“Jumlah keseluruhan DPS di delapan KPU kabupaten/kota yaitu 3.890.063 pemilih yang terdiri dari laki-laki 1.959.115 dan perempuan berjumlah 1.930.948 orang,” katanya, Minggu, 13 September 2020.  

Rapat pleno terbuka DPHP secara berjenjang ini melibatkan panitia pengawas (PKD, panwascam, dan Bawaslu) sesuai tingkatannya, perwakilan partai politik/peserta pemilihan, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya (stakeholders). Panitia pengawas dan utusan partai politik dapat memberikan masukan dan koreksi atas data rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dengan menunjukkan bukti autentik yang diakui keabsahan dan kebenarannya. 

Jika benar dan sah, PPS, PPK, dan KPU kabupaten/kota wajib menindaklanjuti dengan melakukan perbaikan terhadap data tersebut. Forum ini menjadi forum terbuka dan legal sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,  Bupati dan Wakil Bupati dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Pemilihan 2020. 

Setelah penetapan oleh masing-masing KPU kabupaten/kota, DPS akan diumumkan panitia pemungutan suara (PPS)  di tempat-tempat yang terjangkau dan mudah diakses masyarakat. DPS akan ditempel dan diumumkan di balai-balai kampung/desa/kelurahan atau di tempat strategis lainnya. Pengumuman berlangsung 10 hari dimulai 19-28 September 2020. 

Selain diumumkan di balai-balai kampung/desa/kelurahan, DPS juga akan diumumkan dalam laman website KPU kabupaten/kota di masing-masing daerah, termasuk di laman website KPU RI yang dapat diakses siapa saja melalui ponsel android untuk mengecek apakah sudah terdaftar dalam DPS atau belum yaitu di portal www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Pengumuman DPS ini bertujuan agar masyarakat dapat mengecek langsung apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum dalam daftar pemilih sementara. Jika seandainya belum, masyarakat dapat langsung menyampaikan informasi kepada personel PPS di masing-masing daerahnya. Jika ada kesalahan dalam elemen data pemilih seperti kesalahan nama, nomor NIK atau NKK, jenis kelamin, alamat domisili, dan lainnya, perbaikan elemen data ini akan segera ditindaklanjuti untuk dilakukan perbaikan oleh PPS setempat. 

Tanggapan dan masukan masyarakat bisa juga mengenai terdapat daftar pemilih yang sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih, seperti meninggal dunia, pindah domisili, alih status dari sipil menjadi TNI/Polri atau sebaliknya (baik sebelum dilakukan coklit maupun sesudah). Di sekretariat/kantor PPS, PPK, KPU kabupaten/kota disiapkan formulir (model A.1.A.KWK), yaitu formulir masukan dan tanggapan atas pengumuman DPS bagi masyarakat, panitia pengawas desa (PKD), partai politik/LO pasangan calon. 

“Peran aktif semua pihak dalam mengecek DPS sangat diharapkan KPU kabupaten/kota dan jajarannya untuk perbaikan daftar pemilih sebelum ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Partisipasi aktif semua pihak dalam tahapan pemutakhiran data pemilih menjadi salah satu kunci sukses kualitas daftar pemilih dalam perhelatan Pilkada Serentak tahun 2020. Tidak ada demokrasi tanpa partisipasi,” kata mantan Komisioner KPU Metro ini.

Daftar Pemilih Sementara (DPS) di 8 Kabupaten/Kota

 (1). Bandar Lampung dengan jumlah DPS 640.910 pemilih, laki-laki: 321.336 dan perempuan: 319.574. 

(2). Metro dengan jumlah DPS 115.425 pemilih, laki-laki: 57.205 pemilih dan perempuan: 58.220 pemilih.

(3). Lampung Selatan dengan jumlah DPS 702.310 pemilih, laki-laki: 358.046 pemilih dan perempuan: 344.264 pemilih.

(4). Lampung Tengah dengan jumlah DPS 915.857 pemilih, laki-laki: 447.251 pemilih dan perempuan: 468.606 pemilih. 

(5). Lampung Timur dengan jumlah DPS 771.113 pemilih, laki-laki: 392.358 pemilih dan perempuan: 378.755 pemilih. 

(6). Pesawaran dengan jumlah DPS 314.876 pemilih, laki-laki : 161.712 pemilih dan perempuan: 153.164 pemilih. 

(7). Way Kanan dengan jumlah DPS 322.824 pemilih, laki-laki: 165.317 pemilih dan perempuan: 157.507 pemilih. 

(8). Pesisir Barat dengan jumlah DPS 106.748 pemilih, laki-laki: 55.890 pemilih dan perempuan: 50.858 pemilih. 

(LP)

Share