Dua Pasangan Bakal Calon Daftar ke KPU Lamsel di Hari Pertama

Tiga Parpol Di Lamsel Berpeluang Bentuk Poros Baru

Kalianda – Dua pasangan bakal calon kepala daerah dikabarkan akan mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati pada hari pertama pendaftaran di KPU Lampung Selatan, Jumat, 4 September 2020. Kedua pasangan calon yang akan mendaftar di hari pertama pendaftaran itu adalah Nanang Ermanto-Pandu Kesuma Dewangsa yang diusung PDIP, Nasdem, Hanura, dan Perindo, serta pasangan calon Hipni-Melin Haryani Wijaya yang diusung PAN, Gerindra, dan PKB. 

Ketua KPU Lamsel Ansurasta Razak mengatakan pihaknya telah mendapatkan konfirmasi dari kedua liaison officer (LO) kalau kedua padangan calon akan mendaftar di hari pertama. Pasangan calon Nanang-Pandu datang sekitar pukul 13.00 WIB dan pasangan calon Hipni-Melin sekitar pukul 14.00 WIB. 

“Besok, asangan bakal calon Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa yang akan mendaftar pertama. Kemudian, pasangan bakal calon Hipni-Melin,” kata dia melalui sambungan telepon, Kamis malam, 3 September 2020. 

Dia menambahkan pada Sabtu, 5 September 2020, dikabarkan pasangan bakal calon Tony Eka Chandra (TEC) dan Antoni Imam mendaftar pada hari kedua, sekitar pukul 14.00 WIB. 

“Sedangkan pasangan bakal calon TEC dan Antoni Imam pada hari kedua. Baru tiga pasangan bakal calon yang sudah konfirmasi ke KPU Lamsel. Sesuai PKPU Nomor 5/2020 jadwal pendaftaran sejak 4-6 September 2020,” ujarnya. 

Sementara itu, Komisioner KPU Lamsel, Mislamudin mengatakan dalam pendaftaran calon bupati dan wakil bupati itu pihaknya mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. Pihaknya juga membatasi jumlah peserta yang akan mendaftar di KPU Lamsel. 

“Tentu kami menerapkan protokol kesehatan Covid-19, sebelum memasuki ruangan semua yang datang wajib cek suhu dan tersedia cuci tangan serta tersedia bilik sterilisasi. Kemudian, yang hadir wajib menggunakan masker,” katanya. 

Dalam proses pendaftaran, kata Mislamudin, pihaknya meminta yang hadir hanya pasangan bakal calon, ketua, dan sekretaris partai pengusung, LO, dan peserta yang memiliki idcard. “Jadi, jumlah yang hadir kami batasi. Untuk para pendukung tidak boleh masuk ke lingkungan KPU Lamsel,” kata dia. (LP)

Share