Embarkasi Haji Penuh Diharapkan Gubernur Lampung Bisa Terwujud

0
5
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (kanan) (Ant)

Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengharapkan embarkasi haji penuh dapat segera terwujud untuk Bandara Raden Intan, menyusul tingginya animo masyarakat yang melakukan umrah langsung Lampung – Jeddah pada penerbangan perdana bulan November 2019 lalu.

“Dengan kondisi tersebut, tidak ada alasan bahwa tidak menjadikan Bandara Raden Intan menjadi embarkasi haji penuh dan ini merupakan peluang bagi Provinsi Lampung,” ujar Gubernur, di Bandarlampung, Selasa.

Pihaknya selama ini terus menjalin komunikasi dengan Kemenag RI untuk keberlangsungan umrah langsung Lampung-Jeddah dan mewujudkan embarkasi haji penuh. Dijelaskannya mengingat besarnya animo dari masyarakat terkait umrah ini, maka jadwal penerbangan ke depannya akan terus dilakukan.

Karena itu Pemprov Lampung terus bersinergi dengan Kemenag melalui Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh dengan harapan embarkasi haji penuh 2020 dapat segera terwujud. “Tak menutup kemungkinan Lampung akan lebih diminati masyarakat untuk keberangkatan haji. Sebab, yang berangkat bukan hanya masyarakat Lampung, tapi juga bagi masyarakat provinsi terdekat,” kata Arinal.

Pihaknya dan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama RI Nizar Ali membahas berbagai persiapan menjadikan Bandara Radin Inten II sebagai embarkasi haji penuh.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Nizar Ali menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Lampung atas dukungan dan apresiasi penuhnya dalam menjadikan Bandara Radin Inten sebagai embarkasi haji penuh. Nizar menyebutkan bahwa usaha Gubernur Arinal dalam memperjuangkan Lampung menjadi lebih baik tentu akan sangat bermanfaat bagi rakyat Lampung.

“Upaya-upaya yang dilakukan oleh Gubernur Arinal tentu memiliki dampak sangat baik untuk memajukan daerahnya, apalagi terkait dengan persoalan haji dan umrah,” ujar Nizar. Sebelumnya, Gubernur Arinal telah melepas keberangkatan 174 anggota jamaah umrah perdana langsung Lampung – Jeddah, dari Bandara Raden Inten II, Lampung Selatan, pada November lalu.(Ant)