Enam Anggota Keluarga Dalem Kemala Jalani Tes Swab

Tulang Bawang – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulangbawang melakukan tes swab terhadap keluarga perempuan Dalem Kemala Sari (88), warga Jalan 4 Lingkungan Ujunggunung Ilir (UGI), Kelurahan Ujunggunung, Kecamatan Menggala, Tulangbawang.

Menurut juru bicara satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Tulangbawang Fatoni, terdapat enam orang anggota keluarga perempuan berusia lanjut itu yang dilakukan tes swab dan kini tengah di isolasi di RSUD Menggala.

Langkah itu diambil, kata Fatoni, sebagai upaya meredam keresahan warga dan sekaligus memastikan apakah ke enam keluarga yang tinggal bersama Dalem Kemala Sari terbebas dari paparan virus mematikan.

“Dinkes Tuba mengambil langkah cepat dengan enam keluarga yang berada di rumah Ny D. Langsung tadi malam (5/10/2020) sekitar pukul 23.00 WIB di isolasi di RSUD Menggala. Pagi ini tes swab,” kata Fatoni, Selasa, 6 Oktober 2020.

Sebelumnya masyarakat Kecamatan Menggala sempat dibuat khawatir, lantaran terdapat seorang warga berusia lanjut warga Jalan 4 Lingkungan Ujunggunung Ilir (UGI), Kelurahan Ujunggunung, Kecamatan Menggala meninggal pada Senin petang, 5 Oktober 2020 dan dimakamkan secara protokol kesehatan Covid-19.

Namun, dari hasil tes swab yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulangbawang sebelum almarhumah dimakamkan didapati hasil negative.

Menurut Fatoni, Ny D meninggal dunia ketika hendak di rujuk ke RSUD Menggala, karena kesehatannya menurun akibat penyakit Diabetes Melitus, patah tulang kaki (akibat jatuh), dan batuk yang dideritanya sejak 4 tahun lalu.

Dia mengakui, jika sebelumnya satgas tugas sempat melakukan tracing terhadap keluarga Ny D, lantaran terdapat salah satu anggota keluarganya dinyatakan positif Covid-19. Pasien berinisial M terpapar Covid-19, ketika dirinya tengah berada di Bandar Lampung. M kini tengah mendapatkan perawatan di ruangan isolasi RSUD Menggala.

“Pasien M memang tinggal di Bandar Lampung, bibik M meninggal dunia hasil tes bibik positif. Pulang ke Menggala dan kami mendapatkan info dari warga. Hasil swab M kami ambil pada 1 Oktober positif. Tapi pasien M masuk ke data Kota Madya Bandarlampung,” ujar dia. (LP)

Bagikan