Fortnite Ditendang App Store dan Play Store, Epic Games Murka

44de8841 E4b1 4223 Ab35 3c6eb4e56ae3 43

Jakarta – Perseteruan Epic Games selaku pengembang Fortnite dengan Apple dan Google memasuki babak baru. Kali ini Epic Games menggugat keduanya setelah Fortnite ditendang dari App Store dan Play Store.

Masalah ini dimulai ketika Epic Games memperkenalkan metode pembayaran langsung untuk membeli mata uang yang digunakan untuk bertransaksi di game. Metode pembayaran ini menjanjikan diskon pembayaran 20% untuk gamer, sekaligus membantu Epic Games untuk menghindari komisi 30% yang diambil oleh Apple dan Google.

Contohnya, 1.000 V-bucks yang digunakan untuk membeli konten di game saat ini dihargai USD 9,99 jika dibeli menggunakan metode pembayaran dari Apple. Tapi jika membeli langsung dari Epic Games, game cukup membayar USD 7,99.

Dikutip dari Cnet, Jumat (14/8/2020) Apple kemudian menarik Fortnite dari App Store karena dianggap melanggar pedoman yang sudah ditetapkan untuk semua pengembang dan dirancang untuk membuat toko aplikasi itu aman bagi penggunanya.

“Epic mengaktifkan fitur di aplikasinya yang tidak ditinjau atau disetujui oleh Apple, dan mereka melakukannya dengan tujuan untuk melanggar pedoman App Store terkait pembayaran in-app yang diterapkan kepada semua pengembang yang menjual produk atau layanan digital,” kata Apple dalam keterangan resminya.

Apple menambahkan bahwa mereka siap berdiskusi dengan Epic Games untuk menyelesaikan masalah ini, tapi mereka tidak akan memberikan perlakuan khusus untuk Epic Games.

Google juga mengatakan Epic Games telah melanggar aturannya yang kemudian berujung kepada dihapusnya Fortnite dari Play Store. Tapi pengguna Android masih bisa mengunduh game ini lewat launcher milik Epic atau toko aplikasi lainnya.

“Meski Fortnite tetap tersedia di Android, kami tidak dapat lagi menyediakannya di Play karena telah melanggar kebijakan kami. Namun, kami menyambut baik kesempatan untuk melanjutkan diskusi kami dengan Epic dan membawa Fortnite kembali ke Google Play,” kata juru bicara Google.

Epic Games tidak tinggal diam begitu game buatannya dicekal oleh Apple dan Google. Hanya dalam hitungan jam, mereka langsung melayangkan gugatan kepada dua rakasa teknologi tersebut.

Dalam gugatan yang didaftarkan di California, AS, Epic Games menuduh Apple sebagai monopoli dan meminta kompetisi yang adil dalam distribusi aplikasi mobile. Epic Games juga merilis video yang meniru iklan Macintosh dari tahun 1984 dan menggunakan tagar #FreeFortnite di akhir video.

Sedangkan dalam gugatannya kepada Google mereka menuduh raksasa mesin pencari tersebut telah meninggalkan akar ideologinya dan mengatakan ekosistem terbuka Android merupakan janji yang diingkari.

“Di tahun 1998, Google didirikan sebagai perusahaan muda yang menarik dengan moto unik: ‘Don’t Be Evil,'” tulis gugatan yang didaftarkan Epic Games.

“22 tahun kemudian, Google telah menurunkan motonya menjadi hampir sebuah renungan, dan menggunakan ukurannya untuk berbuat jahat kepada pesaing, inovator, pelanggan dan pengguna di banyak pasar yang telah dimonopoli olehnya,” sambungnya. (Dtk)

Share