Gaji Puluhan Honorer SMKN 1 Terbanggi Besar Tak Jelas, SMSI Lamteng Ambil Sikap

Lampung Tengah, etalaseinfo.com (SMSI)- Menyikapi tersiar kabar tentang 8 bulan gaji puluhan honorer belum dibayarkan oleh pihak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Terbanggi Besar, Lampung Tengah, menuai keritikan dari berbagai pihak. Diantaranya dari Organisasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung Tengah.

Ketua SMSI Lampung Tengah Sudirman Hasanudin, S.AP, mewarning pihak sekolah SMKN 1 Terbanggi Besar agar tidak main- main dengan gaji honorer tenaga Pendidik dan tenaga TU yang berjumlah puluhan orang tersebut. Karena anggarannya jelas tertera dalam rincian penggunaan dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS).

“Kita akan pantau terus SMK Negeri tersebut, karena itu gaji adalah hak mutlak milik mereka dan mereka memiliki keluarga dirumah yang menanti- nanti gaji mereka untuk membeli kebutuhan sehari- hari,” ucap Ketua SMSI Lamterng.

Bulan yang lalu dirinya mendapatkan laporan secara langsung dari beberapa tenaga honorer SMKN 1 Terbanggi Besar yang sengaja menghubungi dan berkunjung kekediamannya. dalam laporan secara lisan tersebut, beberapa sumber tenaga honorer mengatakan, bahwa terhitung dari tahun 2020 yang lalu sudah 8 bulan gaji puluhan tenaga honorer yang belum terbayarkan,.

“Ada beberapa orang yang intinya minta bantu kepada saya, agar gaji semua honorer dapat dibayar oleh pihak sekolah sembari memberikan rincian data, karena dengan kondisi sulit seperti saat ini, uang gaji tersebut sangatlah menjadi tumpuan untuk bertahan hidup,” lanjut Dirman.

Selain memberikan warning, Ketua SMSI Lamteng tersebut juga mengajak para pihak sekolah selalu menggunakan hati nurani dalam menjalankan tugas terutama dalam hal gaji tenaga honor, karena menurutnya, “Jika tenaga honorer tersebut tidak memiliki pekerjaan sampingan diluar sana, maka kita akan sangat berdosa kepada keluarga mereka, jangankan mau mamberi reward atau bonus, cukup kita memberikan hak mereka itu sudah sangatlah membantu mereka dimasa pademi Covid 19 saat ini.. Jadi untuk poin gaji honorer saya minta jangan dipermainkan,” tegas Sudirman. (SMSI Lamteng)

Bagikan