Goyah Lagi, Manchester United Kembali Mendekati Mauricio Pochettino

Manchester, etalaseinfo.com – Akibat kekalahan atas Tottenham, posisi Ole Gunnar Solskjaer di kursi kepelatihan Manchester United jadi terancam. Situasi serupa pernah menimpa pria asal Norwegia tersebut pada musim kemarin.

Kilas balik, Manchester United di bawah asuhan Solskjaer tampil buruk hingga terdampar keluar dari 10 besar klasemen Premier League. Gara-gara ini, tagar ‘OleOut’ kerap terlontar dari jempol fans MU di media sosial.

Beruntung, setelah sejumlah pemain seperti Anthony Martial kembali dari cedera, dan juga kedatangan Bruno Fernandes, MU kembali perkasa. Bahkan the Red Devils sempat melalui banyak pertandingan tanpa menelan kekalahan.

Pada akhirnya, mereka berhasil menduduki peringkat ketiga di klasemen akhir Premier League 2019/20. Ekspektasi publik pun meninggi, di mana beberapa orang meyakini Manchester United bisa menjadi juara di 2020/21.

Namun sayangnya, Manchester United justru kembali terperosok. Performa mereka dalam tiga pertandingan terakhir sama sekali tidak meyakinkan dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan.

Pada pekan perdana, mereka tumbang di tangan Crystal Palace. MU bahkan nyaris kehilangan tiga poin saat bertemu Brighton. Namun yang paling parah adalah kekalahan 1-6 atas tim ‘big six’, Tottenham Hotspur, di Old Trafford.

Posisi Solskajer pun semakin terancam. Dilansir dari Metro, Manchester United mempertimbangkan opsi memecat pria berusia 47 tahun tersebut berhubung kerugian yang akan didapatkan tidak begitu besar.

Kontrak Solskjaer sekarang tersisa 18 bulan lagi. Memecatnya di tengah-tengah musim hanya menimbulkan kerugian senilai empat juta pounds saja. Jauh di bawah biaya pemecatan Jose Mourinho tahun 2018 lalu sebesar 18 juta pounds.

Manchester United pun mulai mempertimbangkan sosok penggantinya. Menurut Mirror, mereka sudah melakukan hubungan dengan mantan pelatih Tottenham yang belum memiliki pekerjaan sekarang, Mauricio Pochettino.

Ketertarikan Manchester United terhadap pria berdarah Argentina itu sudah terlihat sejak musim kemarin. Namun, berhubung performa MU membaik di tangan Solskjaer, manajemen pun langsung menutup pintu buat Pochettino.

Semasa di Tottenham, Pochettino memperlihatkan kinerja yang luar biasa kendati hanya diberi anggaran belanja minim di bursa transfer. Dalam situasi seperti itu, ia bisa membawa Spurs melaju hingga ke final Liga Champions tahun 2018 lalu. (BN)

Bagikan