Hasil Pemeriksaan Specimen Covid-19 di Lampung Capai 3.119 Sampel

Img 20200715 Wa0011 3

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Lampung sekaligus Juru Bicara Nonteknis Penanganan Covid-19 Lampung, A Chrisna Putra. 

Bandar Lampung – Jumlah dan hasil pemeriksaan specimen Covid-19 di Lampung sejak 14 Mei-14 Juli 2020 mencapai 3.119 sampel yang masuk ke masing-masing unit laboratorium yang ada di Bumi Ruwai Jurai. Dari jumlah itu, 237 specimen dengan hasil positif dan negatif 2.882.

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Lampung sekaligus Juru Bicara Nonteknis Penanganan Covid-19 Lampung, A Chrisna Putra mengatakan sesuai rekapitulasi hasil pemeriksaan specimen Covid-19 di Lampung dengan total kumulatif 3.119 specimen dengan hasil positif 237 specimen dan negatif 2.882.

“Secara kumulatif ada 3.119 dengan perincian 237 positif dan 2.882 negatif. Kalau untuk per 14 Juli 2020 ada 68 yang masuk dan yang dinyatakan positif baru ada enam,” katanya di Posko Satgas Terpadu Penanganan Covid-19 Lampung, Rabu, 15 Juli 2020.

Di Lampung ada enam unit laboratorium yang bisa digunakan, yakni UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Lampung dengan PCR; RSUD Menggala Tulangbawang, dengan TCM; RSUD Ahmad Yani Metro, dengan TCM; RSUD Abdul Moeloek dengan PCR; RSUD Pringsewu dengan TCM; dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Lampung dengan PCR.

Pemeriksaan terbanyak ada di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Lampung dengan total kumulatif sejak 14 Mei-14 Juli 2020 yang mencapai 2.675 sampel dengan perincian 220 positif dan 2.455 negatif. Disusul RSUD Ahmad Yani Metro dengan total kumulatif sejak 27 Mei-14 Juli 2020 mencapai 178 sampel dengan perincian empat positif dan 174 negatif. 

Selanjutnya RSUD Menggala Tulangbawang  dengan total kumulatif sejak 21 Mei-14 Juli 2020 mencapai 124 dengan perincian dua positif dan 122 negatif. Kemudian RSUD Pringsewu dengan total kumulatif sejak 22 Juni-14 Juli 2020 mencapai 68 dengan prrincian tiga positif dan 65 negatif.

RSUD Abdul Moeloek dengan total kumulatif sejak 22 Juni-14 Juli 2020 mencapai 53 dengan perincian tujuh positif dan 46 negatif. Sementara Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Lampung dengan total kumulatif sejak 10-14 Juli 2020 ada 20 dan hasinya negatif semua. (LP)

Share