Ini 5 Kondisi yang Terjadi Pada Tubuh Jika Rutin Sarapan

Manfaat Sarapan 4

Jakarta – Ahli gizi menyebut bahwa sarapan adalah waktu makan terbaik dalam sehari. Ini beberapa kondisi yang terjadi pada tubuh jika kamu rutin sarapan setiap hari.

Setelah bangun tidur, tubuh membutuhkan energi untuk melakukan rentetan kegiatan dalam sehari penuh. Energi tersebut bisa kamu dapatkan dengan melakukan sarapan. Saat sarapan pun, pilihlah makanan bernutrisi yang dibutuhkan untuk tubuh.

Satu-satunya alasan mengapa sarapan di pagi hari itu sangat penting adalah untuk menjaga tubuh tetap sehat secara keseluruhan. Seorang ahli gizi Giovinazzo membeberkan beberapa kondisi tubuh jika kamu rutin melakukan sarapan.

Kondisi tersebut berkaitan dengan cara kerja otak, mengurangi risiko penyakit, menurunkan berat badan, hingga menghindari untuk mengonsumsi makanan yang tak sehat.

Dilansir dari Prevention (10/09/19) berikut 5 kondisi yang terjadi pada tubuh jika rutin sarapan.


1. Menyegarkan Otak

Jika kamu rutin melakukan sarapan, kamu akan mendapat banyak manfaat. Salah satu manfaatnya adalah menyegarkan otak, sehingga kerja otak lebih fokus ketika kamu melakukan banyak aktivitas. Baik aktivitas di tempat kerja maupun di tempat sekolah.

Manfaat sarapan ini sudah dibuktikan oleh banyak penelitian. Dalam beberapa penelitian itu menyebut bahwa makan sarapan dapat berperan untuk meningkatkan fungsi kognitif seperti daya ingat dan konsentrasi.

Salah satu penelitian yang diterbitkan di Jurnal Physiology and Behavior, menemukan anak-anak berusia 9 hingga 11 tahun yang rutin sarapan memiliki daya ingat yang kuat dibandingkan mereka yang tidak. Banyak ahli gizi yang menganjurkan anak-anak untuk melakukan sarapan sebelum pergi ke sekolah.

Pada anak, sarapan sebelum sekolah bisa juga meningkatkan prestasi. Begitu pula bagi pekerja yang sarapan sebelum melakukan aktivitas dapat meningkatkan konsentrasi dan kekreatifan ketika bekerja.

2. Mengurangi Risiko Berbagai Penyakit

Rutin melakukan sarapan juga dapat bermanfaat untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makan makanan pagi atau sarapan secara teratur bisa membantu menjaga kadar gula darah yang stabil.

Nah, kondisi seperti itulah yang nantinya berlanjut membuat tubuh menurunkan risiko penyakit diabetes tipe 2. Sementara itu, ada juga penelitian yang mengamati kebiasaan makan pada 26.000 pria. Kemudian ditemukan bahwa mereka yang makan sarapan memiliki risiko yang rendah pada penyakit jantung.

Untuk menu sarapan akan lebih baik memilih makanan yang mengandung serat dan protein dalam jumlah yang tinggi. Kedua kandungan tersebut berperan penting untuk meningkatkan energi dan juga membuat perut merasa kenyang lebih lama lagi. Selain itu, juga dapat memperlancar sistem pencernaan.

3. Menghindari Untuk Makan Makanan Tak Sehat

Menurut Giovinazzo seorang ahli gizi, sarapan dapat mencegah kamu merasa kelaparan. Dengan begitu akan mendorong kamu untuk menghindari ngemil makanan yang tak sehat, seperti yang banyak mengandung gula misalnya.

“Kamu tidak akan tergoda dengan donat manis di sekitar jam 11 pagi,” ujar Giovinazzo.

Lebih lanjut, ahli gizi tersebut mengatakan jika kamu mengasup protein saat sarapan itu sangat bagus untuk menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Manfaat sarapan ini juga telah dibuktikan oleh sebuah penelitian pada perempuan.

Dalam penelitian tersebut menemukan bahwa wanita yang makan protein sebanyak 35 gram saat sarapan akan terhindar dari rasa lapar yang menyiksa. Selain itu, kecil kemungkinan kamu untuk ngemil di malam hari.

4. Dapat Menurunkan Berat Badan

Jika kamu berniat untuk menurunkan berat badan jangan melewati waktu sarapan. Rutin sarapan justru dapat membantu kamu untuk memangkas bobot tubuh. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition.

Dalam penelitian tersebut menemukan tidak adanya keterkaitan antara sarapan dengan peningkatan berat badan. Dengan sarapan akan membantu kamu untuk mengonsumsi lebih sedikit kalori secara keseluruhan. Proses itulah yang dapat menurunkan berat badan.

“Jika kamu makan dalam satu atau dua jam setelah bangun, itu akan baik-baik saja. Namun, jika kamu menunggu sampai nanti, kamu bisa merasa lapar dan akhirnya makan lebih banyak,” ujar Giovinazzo.

5. Memberi Nutrisi yang Dibutuhkan Tubuh

Ketika kamu melewatkan waktu sarapan, maka tubuh kamu akan kehilangan berbagai nutrisi, seperti vitamin, protein, serat, karbohidrat dan masih banyak lagi. Nah, jika kamu terbiasa sarapan, maka kamu cenderung memiliki pola makan sehat.

Karenanya ahli gizi menyarankan untuk sarapan secara rutin. Dengan sarapan dapat memberikan asupan nutrisi yang cukup untuk tubuh. Untuk pilihan menunya, sebaiknya jangan mengonsumsi makanan yang terlalu berat. Pilihan menu-menu ringan seperti telur rebus, daging ayam, susu, sayuran buah, atau gandum. (Dtk)

Share