Ini Syarat Sekolah Membuka Pembelajaran Tatap Muka

Img20200812173559

Bandar Lampung – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperluas perizinan pembukaan sekolah tatap muka untuk zona kuning. Hal itu termaktub dalam surat keputusan bersama empat menteri yang dipaparkan Mendikbud Nadiem Makarim pada 7 Agustus lalu.

Walaupun begitu, pembukaan belajar tatap muka tetap harus mendapatkan izin dari satuan tugas daerah. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana menyampaikan tanpa izin dari daerah, sekolah tidak diperkenankan membuka pembelajaran tatap muka.

Dia menjelaskan untuk membuka belajar tatap muka sekolah harus menyediakan fasilitas sanitasi yang lengkap. Setiap sekolah wajib memiliki toilet bersih dan sarana cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun. 

Selain itu, sekolah juga harus menyediakan handsanitizer dan melakukan pengukuran suhu tubuh. Penyemprotan desinfektan juga harus rutin dilakukan.

“Sekolah membuat kesepakatan bersama komite satuan pendidikan terkait kesiapan melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan,” ujarnya, Jumat, 21 Agustus 2020.

Selama berada di sekolah, seluruh warga sekolah diwajibkan menggunakan masker. Pembelajaran dilakukan prinsip physical distancing dengan mengurangi setengah kapasitas kelas.

Reihana menegaskan sekolah dilarang melakukan kegiatan selain kegiatan pembelajaran. Fasilitas kantin serta kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler diperbolehkan.

“Apabila terindikasi dalam kondisi tidak aman atau tingkat risiko daerah berubah, satuan pendidikan wajib ditutup kembali,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lampung itu. (LP)

Share