JOTA-JOTI Resmi Berakhir, Kwarcab Pringsewu Dinilai Oleh Kwarda Lampung

Pringsewu, etalaseinfo.com – Setelah berlangsung selama 3 hari sejak Jumat (16/10/20) lalu, kegiatan Jamboree On The Air dan Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI) Kwarcab Pringsewu akhirnya ditutup secara resmi oleh Ketua Kwarcab Pringsewu di Sanggar Pramuka Kwarcab Pringsewu di Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Ahad (18/10/20) petang. 

Upacara penutupan dihadiri Ketua DPP ORARI Lokal Pringsewu Dalijo Haris Santoso beserta jajaran pengurus ORARI Lokal Pringsewu dan Kwarcab Pringsewu, serta para peserta JOTA-JOTI 2020.

Selain penutupan JOTA-JOTI, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penilaian Kwarcab tergiat oleh Kwarda Lampung.

Ka Kwarcab Pringsewu yang juga Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA menyampaikan apresiasi serta ucapan terimakasih kepada ORARI Lokal Pringsewu yang telah membantu dan membimbing serta mendampingi dan memfasilitasi  kegiatan JOTA-JOTI tersebut.

Kedepan, kata Fauzi, berbagai kegiatan serta sinergitas antara Kwarcab Pringsewu dan  ORARI diharapkan dapat lebih erat terjalin dan meningkat lagi.

Selain itu, kepada para peserta JOTA-JOTI, semoga dengan telah mengikuti kegiatan tersebut selama 3 hari ini, dapat menambah  wawasan dan cakrawala pengetahuan di bidang teknik komunikasi dan dunia amatir radio, serta pengalaman seru bersama kawan-kawan baru sesama pramuka dari seluruh Indonesia dan bahkan mancanegara.

Sementara itu, tim penilai Kwarcab tergiat dari Kwarda Lampung Zaenuri mengatakan visitasi dan penilaian di Kwarcab Pringsewu berjalan dengan baik, tertib dan lancar.

Menurut dia,  ada beberapa hal luar biasa yang didapatkan selama melakukan penilaian sejak 1 Januari lalu hingga saat ini, yang menurutnya sangat menggembirakan.

Namun demikian,  ada beberapa catatan yang perlu mendapatkan perhatian bersama, diantaranya mengenai Desa Binaan Pramuka, serta sarana dan prasarana. “Yang nilainya cukup besar dalam penilaian ini adalah keberadaan sekretariat. Selain itu, terkait aset-aset milik pramuka juga agar segera disertifikatkan”, ujarnya. (KMF)

Bagikan