Kades Penuhi Panggilan Polisi soal Pencemaran Nama Baik Bupati Lamsel

Kades Penuhi Panggilan Polisi Soal Pencemaran Nama Baik Bupati Lamsel

Pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Lampung Selatan terhadap Sutrimo atas dugaan pencemaran nama baik.

Kalianda – Kepala Desa Margodadi, Kecamatan Jatiagung, Sutrimo, memenuhi panggilan polisi terkait laporan dugaan pencemaran nama baik Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto. Pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Sutrimo setelah sebelumnya beberapa saksi sudah diminta keterangan terlebih dahulu. 

Enam saksi sudah diminta keterangan di Mapolres Lampung Selatan, di antaranya Dinas Pendidikan Lampung, kepala sekolah dan kawan sekolah Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto. “Sudah sekitar enam saksi yang sudah kami klarifikasi,” kata Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Try Maradona, Senin, 7 September 2020. 

Pemanggilan para saksi merupakan klarifikasi tahap penyelidikan untuk tahap selanjutnya atau penyidikan usai dilakukan gelar perkara. “Nanti setelah gelar perkara, baru bisa menentukan tahap selanjutnya,” ujarnya. 

Sementara itu, usai diperiksa sekitar 4 jam lebih, terlapor melalui kuasa hukumnya menjelaskan kliennya tidak pernah mengatakan ijazah Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto adalah palsu. “Klien saya tidak pernah mengatakan pak Nanang menggunakan ijazah palsu,” ujar kuasa hukum terlapor, Amri Sohar. 

Dia menjelaskan pemanggilan terhadap kliennya masih pada tahap penyelidikan sehingga dalam pemeriksaan penyidik hanya sebatas klarifikasi. “Ini kan masih lidik belum sidik, pemeriksaan hanya sebatas klarifikasi,” katanya. 

Kasus dugaan pencemaran nama baik ini sendiri bermula dari pernyataan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto pada saat pelantikan tujuh kepala desa di Kecamatan Jatiagung, 2019 silam. “Rangakaian ceritanya panjang, bermula dari pernyataan Pak Nanang itu sendiri,” ujarnya. 

Dengan menggunakan seragam PDH warna cokelat dan atribut kepala desa, Sutrimo didampingi kuasa hukumnya memenuhi pemanggilan Satreskrim Polres Lampung Selatan, sekitar pukul 11.00. “Pemeriksaan dari jam 11 siang, istirahat salat dan makan, dilanjutkan jam setengah 3, selesai mejelang magrib,” ujar dia. 

Diberitakan sebelumnya, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melalui tim kuasa hukumnya melaporkan Kepala Desa Margodadi atas tuduhan dugaan pencemaran nama baik. Pengaduan disampaikan langsung tujuh kuasa hukumnya yang tergabung dalam LBH Saibumi Selatan (Sabusel) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lampung Selatan.

Pelaporan tersebut buntut dari pernyataan terlapor yang merupakan Kepala Desa Margodadi, Kecamatan Jatiagung, Sutrimo, kepada beberapa media online. “Melaporkan Sutrimo karena memberikan keterangan kepada media online kalau klien kami memalsukan ijazah,” kata Sekretaris LBH Sabusel, Eko Umaidi, Kamis, 30 Juli 2020. (LP)

Share