Kajati Lampung Tetap Cari Aset Alay

0
3
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Sartono

Bandarlampung – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Sartono meminta dukungan masyarakat agar aset lain Sugiarto Wiharjo alias Alay  bisa ditemukan dan disita untuk negara.
 
“Mohon dukungannya ya,” kata dia saat dikonfirmasi di Bandarlampung, Selasa.

Soal penyelidikan aset milik Alay, Sartono mengungkapkan selama ini bahwa timnya telah melakukan langkah-langkah seperti berkoordinasi dengan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kita sudah berkoordinasi dengan KPK dan nanti akan kita kembangkan lagi soal aset Alay,” kata dia.

Selama proses penyelidikan oleh tim KPK dan Kajati Lampung, terpidana Alay baru mengembalikan uang Rp1 miliar untuk menutupi kerugian negara dari total Rp108 miliar yang harus dibayarkannya.
 
Tim Kejati Lampung bersama petugas KPK telah menyita aset Alay sebanyak 16 aset yang berada di wilayah Provinsi Lampung. Sebanyak 16 aset yang telah disita oleh Kejati Lampung di antaranya terdapat di wilayah Bandarlampung, Kabupaten Pesawaran, Tulangbawang, Lampung Selatan, dan Lampung Timur.

Soal aset Alay itu, Kejati Lampung telah melakukan koordinasi dengan pihak instansi terkait seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), Bank, dan keluarganya sendiri. Aset Alay diburu hingga ke luar Lampung. Aset Alay yang berada di luar Lampung seperti Bali, Jawa Timur, dan Jawa Tengah telah dilacak oleh tim Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Salah satu aset Alay yang ada di Provinsi Lampung yang telah ditemukan di Kabupaten Lampung Timur berupa tanah seluas 40 hektare. (ANt)