Kampanye Jejaring Medsos Efektif Menggaet Pemilih Milenial

Bandar Lampung – Pengamat politik Universitas Lampung (Unila), Darmawan Purba, mengatakan untuk menarik perhatian pemilih potensial ataupun pemilih kaum milenial di Lampung tidak cukup dengan berkampanye tatap muka, melainkan perlunya ide kreatif di dunia maya.

Sebab, menurut dia, pemilih milenial yang ada di Lampung cukup besar dan perlunya ide cemerlang dengan membuat terobosan-terobosan yang unik mengikuti perkembangan zaman dari media sosial (medsos) yang ada saat ini.

“Menarik perhatian pemilih milenial yang ada di Lampung harus mempunyai ide kreatif. Bisa kita menggunakan selebgram yang¬†followers-nya banyak. Kita ajak kerja sama untuk mempromosikan salah satu pasangan calon,” ujarnya kepada Lampost.co, Kamis, 8 Oktober 2020.

Ia menambahakan pasangan calon juga dapat mengadakan perlombaan-perlombaan yang kreatif di dunia maya, karena saat ini pemilih milenial sepenuhnya mengakses internet atau media sosial.

“Pasangan calon ingin menggaet kaum milenial di tengah pendemi perlu menghimpun suara melalui media sosial. Juga mengadakan diskusi dengan bekerja sama pada media tersebut,” ujarnya.

Kemudian, gencarnya berkampanye melalui televisi, radio, koran, dan juga media sosial sangat di perlukan tim teknologi yang mumpuni dengan membuat konten-konten video yang menarik perhatian publik.

Sementara itu, sepekan lebih pasangan calon kepala daerah di Lampung melakukan kampanye dengan terjun langsung ke masyarakat untuk menarik perhatian pemilih. Yang paling dominan pasangan calon memilih metode tatap muka untuk berkampanye, karena diyakini sangat efektif menarik perhatian pemilih, terutama bagi kaum orang tua untuk meyakinkan kembali mereka memilih salah satu calon. (LP)

Bagikan