Kapolres Pesawaran Klarifikasi Video Viral Penganiayaan Santri di Pondok Pesantren

0
14

Pesawaran, etalaseinfo.com – Terkait video yang sempat Viral karena dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh santri senior kepada santri junior yang terjadi di Pondok Pesantren Darul Huffaz tepatnya diruang istirahat santri, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (24/09/2019).

Dalam Link video pemberitaan Lampung TV pada tahun 2018 https://youtu.be/5YDeFrper00 benar adanya telah terjadi penganiayaan terhadap santri dan Polres Pesawaran pada saat itu sudah menindaklanjuti dengan keputusan perdamaian dan tidak adanya dibuat Laporan Polisi, sehingga Polres Pesawaran memperingatkan jangan sampai terjadi lagi kejadian serupa dan untuk pelakunya dilakukan pemecatan oleh pihak Pondok Pesantren, serta pihak Pondok Pesantren membenarkan memang ada peristiwa tersebut di tahun 2018.

Terkait vidio satunya yang beredar adanya santri junior dianiaya oleh santri senior dari hasil penyelidikan di Ponpes Darul Huffaz tidak ditemukan adanya indikasi penganiayaan tersebut, namun muncul opini dan narasi video yang baru viral tersebut kejadiannya di Ponpes Darul Huffaz, Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro S.Ik, SH didampingi Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Enrico Donald Sidauruk SE, S.IK beserta anggota melakukan klarifikasi dan mengecek Ponpes Darul Huffaz terkait kebenaran video tersebut.

Adapun kegiatan tersebut dengan mengecek seluruh ruangan istirahat santri yang ada di Ponpes Darul Huffaz namun tidak ditemukan kesamaan lokasi maupun sudut yang ada di Ponpes Darul Huffaz dengan lokasi yang ada didalam video viral tersebut baik dari perlengkapan kamar, sudut kamar, kusen, pintu dll dan dapat dipastikan setiap sudut kamar asrama terdapat CCTV.

Namun terkait video yang beredar, pihak Ponpes membantah bahwa tidak benar vidio penganiayaan tersebut terjadi ditempatnya dan video yang beredar saat ini disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membangun opini bahwa telah terjadi pemukulan di Ponpes Darul Huffaz dan membuat resah para wali santri.

Kapolres Pesawaran berkesimpulan setelah proses penyelidikan yang kita lakukan dapat dipastikan berita yang beredar terkait penganiayaan terhadap santri tersebut tidak benar dan bukan berada di Ponpes Darul Huffaz, vidio yang viral tersebut adalah penggabungan 2 frame dan ditambahkan dengan narasi yang tidak benar selanjutnya Satreskrim Polres Pesawaran akan melakukan lidik terhadap penyebar video viral tersebut.(*)