Kebutuhan Perumahan di Sumatera Selatan Diakui Gubernur Sangat Besar

0
5
Gubernur letakan batu pertama (Dok.Humas Pemprov Sumsel)

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengakui kebutuhan akan rumah masih sangat besar sehingga pengadaan masih terus dimaksimalkan.

Bahkan Presiden RI Joko Widodo pun mencanangkan program satu juta rumah untuk memenuhi kebutuhan rumah tersebut, kata gubernur usai peletakan batu pertama pembangunan dan ground breaking Pembangunan Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya (BPS) Land Palembang di Kawasan Perumahan Citra Grand City Palembang, Sabtu.

Oleh karena itu pihaknya sangat bangga atas dilakukannya pencanangan perumahan tersebut. Menurut gubernur, perumahan yang berada di kawasan Citra Grand City merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat yang membeli rumah di kawasan tersebut.

Sehubungan itu pihaknya berharap pembangunan perumahan ini harus memiliki kualitas baik dilengkapi fasilitas umum yang layak dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan warga. Bahkan dirinya sebagai gubernur berjanji akan memberikan insentif berupa kemudahan dalam bentuk menyediakan angkutan umum.

“Dengan jarak yang hampir kurang lebih satu kilometer, saya jamin untuk angkutan umum akan disediakan disini sebagai moda angkutan massal warga,” katanya.

Sementara Dirjen Penyedia Perumahan Kementerian PUPR RI, Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pembangunan perumahan BPS Land Palembang ini sebagai contoh perumahan ASN, TNI dan Polri pertama di Indonesia. Pembangunan perumahan ini, katanya termasuk model pembangunan rumah berskala besar.

“Jadi perumahan ini menerapkan konsep yang berimbang untuk masyarakat yang gajinya sekitar empat jutaan. Kita harap konsep seperti ini dapat ditiru daerah lain,” ujar dia. Sebagaimana pembangunan perumahan pencanangan BPS Land Palembang merupakan bagian dari peringatan Hari Perumahan Nasional (Harpernas).

Perumahan yang bersubsidi di developer BPS Cipta Asri Griya yang berada di kawasan Citra Grand City diperuntukan bagi ASN, TNI/Polri termasuk juga umum dibangun di atas tanah seluas 50 hektare sebanyak 3.000 unit rumah bertipe 36 dan 72. (Ant)