Kecam Mauro Icardi, Legenda PSG Jean-Pierre Papin: Dia Tak Suka Bersaing!

Paris, etalaseinfo.com – Legenda Prancis Jean-Pierre Papin melancarkan kritik tajam kepada Mauro Icardi, dengan ia punya “keraguan soal kepribadiannya” dan menyebut bintang Argentina itu tidak suka bersaing.

Icardi sejatinya mampu mengemas 20 gol untuk juara Prancis itu musim lalu, dan performanya tersebut membuat PSG mempermanenkan jasanya dari Inter Milan di angka 50 juta euro.

Dia bahkan mengakuisisi jersey No.9 milik Edinson Cavani yang hengkang, namun sejak itu kesulitan untuk menampilkan peragaan yang sama seperti musim kemarin, selagi rentetan cedera dan penurunan performa membuatnya hanya tampil enam kali dengan sumbangan tiga gol musim ini.

Di tengah absennya Icardi, rekrutan anyar Moise Kean justru mengambil kesempatan yang terbuka. Pemain pinjaman dari Everton itu mengemas 11 gol dari 18 penampilannya sejak mengamankan transfer pada musim panas kemarin.

Icardi memang berhasil mencetak gol setelah diturunkan dari bangku cadangan di pertandingan perdana Mauricio Pochettino sebagai pelatih kala jumpa Brest, namun Papin tidak terkesan dengan apa yang ia lihat dari sang striker.

Eks bintang Prancis Papin mempertanyakan apakah pemain 27 tahun itu kesulitan untuk bermain di samping bintang kelas dunia seperti Kylian Mbappe dan Neymar. Kepada France Football, Papin mengatakan: “Ketika saya menyaksikan dia bermain selama setahun, saya tidak memiliki kesan bahwa dia ingin bermain maksimal. Bagaimana itu mungkin terjadi?

“Lewat gerak tubuhnya, saya tidak melihat itu. Dari apa yang saya lihat dalam dirinya, saya punya keraguan besar soal kepribadiannya.

“Saya merasa dia tidak suka bersaing. Di Inter, dia sangat impresif dan waktu itu merupakan bintang dan kapten yang tak perlu dibantah. Di Paris, dia adalah bintang ‘normal’ dan berada di belakang Neymar, Mbappe serta yang lainnya.”

Meski begitu, Papin juga melancarkan pujian untuk sang striker, dengan mengakui insting predatornya di depan gawang.

“Dia adalah mesin gol murni,” tambah mantan pemenang Ballon d’Or ini.

“Dia tahu bagaimana cara memposisikan dirinya di depan gawang. Dia bisa merasakan ke mana bola akan mengarah, yang mana itu ideal ketika Anda dikelilingi rekan satu tim yang punya visi seperti Neymar, Mbappe dan [Angel] Di Maria – meski ia tidak peduli untuk bertahan.”

Laga berikutnya bagi PSG adalah melawan rival utama Marseille di ajang Trophée des Champions, yang menurut rencana digelar pada Kamis (14/1) dini hari WIB nanti. (Goal)

Bagikan