Kejari Lambar Sita Dokumen BUMDes Pekon Tebaliokh

Kejari Lambar Sita Dokumen Bumdes Pekon Tebaliokh

Kajari Lampung Barat Riyadi.

Liwa – Kajari Lampung Barat, Riyadi, mengaku jika dirinya telah menandatangani surat pengajuan penyitaan barang bukti dari penyidiknya terkait tindaklanjut dugaan penyimpangan dana desa yang dilakukan oleh mantan peratin Pekon Tebaliokh, Kecamatan Batubrak, Lampung Barat.

“Untuk kasus ini, tentang sejauh mana prosesnya, beberapa hari lalu saya telah menandatangani surat pengajuan untuk penyitaan barang bukti yang disampaikan oleh penyidiknya,”. Kata Riyadi Rabu 15 Juli 2015.

Ia menambahkan, soal seperti apa hasil pemeriksaanya ia mengaku belum memahami secara jelas. Sebab dirinya masih baru bertugas di Liwa sehingga belum sempat untuk menanyakan penanganan kasus ini secara detailnya. Menurutnya, tidak semua hasil penyidikan itu bisa diekspose keluar sebab semua ada batasannya.

Pengambilan atau penyitaan dokumen sebagai barang bukti untuk mendukung proses penyidikan.

“Jadi kalau kegiatan penyitaan, menggeledah dan lainya itu merupakan tahapan penyidikan. Jika kasusnya sudah sampai penyidikan itu artinya kasus tersebut sudah ada dugaan tindak pidananya,” jelasnya lagi.

Mengenai Akrom selaku mantan peratin Tebaliokh itu, kata dia, statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sejak April lalu sebelum dirinya bertugas di Liwa.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Liwa, Reza mengatakan proses penyidikan kasus dugaan penyimpangan dana desa Pekon Tebaliokh. Itu masih dalam tahap penyidikan dengan agendanya telah dilakukan penyitaan dokumen sebagai barang bukti.

“Pengambilan barang bukti berupa dokumen dan surat untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan telah dilaksanakan Selasa 14 Juli 2020 oleh penyidik,” kata dia.

Pengambilan dokumen dan surat-surat untuk kepentingan penyidikan itu dilaksanakan dengan cara pemangku atau aparatur pekon diminta untuk mengantarkan berkasnya kepada penyidik Kejaksaan dan itu telah dilaksanakan.

Dokumen yang diambil itu adalah dokumen yang berhubungan dengan kegiatan dana desa yang mengalami permasalahan yaitu kegiatan BUMDes-nya. (LP)

Share