Kejati Tindak Lanjuti Jaksa Terima Uang Pelicin dari Istri Terdakwa

Kejati Tindak Lanjuti Jaksa Terima Uang Pelicin Dari Istri Terdakwa

Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung Andrie W Setiawan.

Bandar Lampung – Kejaksaan Tinggi Lampung (Kejati) Lampung langsung merespons terkait pengakuan Fitriyani, istri terdakwa Joni Efendi Pasiwaratu (45), oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian PUPR, terdakwa kasus satu kg narkotika. Dia menyebutkan jika jaksa dalam kasus suaminya minta uang pelicin guna mengubah pasal kasus tersebut.

“Terima kasih atas info tersebut dan sudah diteruskan serta diterima pimpinan. Tentunya pimpinan juga akan meresponsnya untuk memastikan kebenarannya,” kata Kasi Penerangan Hukum Kejati Andrie W Setiawan melalui pesan singkatnya, Kamis, 10 September 2020.

Diketahui istri terdakwa kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat satu kg itu yang dituntut jaksa 15 tahun mengungkapkan pernah diminta sejumlah uang oleh jaksa yang menangani perkara suaminya. Hal itu diungkapkan Fitriyani usai sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis, 10 September 2020.

“Saya kaget dengan tuntutan hari ini. Sebenarnya Jaksa (Rosman Yusa)  sudah bilang 127 pasti masuk. Saya juga enggak tahu apa maksud dari 127 itu,” kata Fitriyani.

“Jaksanya itu Pak Yusa namanya. Dia bilang nanti adalah uang administrasinya. Saya sudah ngasih uang administrasinya,” katanya.

Disinggung berapa jumlah uang yang telah diserahkan kepada Jaksa Yusa, Fitri sempat tidak mau menyebutkan. “Silakan tanyakan sama Pak Yusa berapa jumlahnya,” kata dia.

Namun, setelah berulang ditanya, Fitri menyebut jumlah uang administrasi tersebut Rp2 juta. “Pokoknya siapin dulu segini, begitu kata dia (jaksa), nanti perjalanan kita masih panjang,” katanya.

Tidak hanya itu, dia juga mengungkapkan serah terima uang tersebut dilakukan di parkiran samping kantor Kejati.

“Saya ditelepon terus sama Pak Yusa, katanya bayar saja dulu uang administrasinya, untuk selanjutnya siapin aja. Saya bilang kalau memang bisa bantu saya mau jual rumah saya itu,” ujarnya. (LP)

Share