KPU Lampung Minta Penyelenggara Pemilu Koordinasi Dengan Dinkes

0
3
Komisioner Komisi Pemilihan Umun (KPU) Provinsi Lampung Divisi Pendataan Pemilih Handi Mulyaningsih

Bandarlampung – Komisioner Komisi Pemilihan Umun (KPU) Provinsi Lampung Divisi Pendataan Pemilih Handi Mulyaningsih meminta kepada petugas KPU yang berada di kabupaten/kota agar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

“Hal itu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat banyak penyelenggara pemilu yang meninggal dunia karena kelelahan dalam bekerja,” kata dia, di Bandarlampung, Minggu.

Dia menambahkan, petugas penyelenggara pemilu yang telah berkoordinasi dengan Dinkes seperti puskesmas, diharapkan juga mendapatkan vitamin dan melakukan cek kesehatan dini.

“Teman-teman KPU juga diharapkan agar mengingatkan petugas PPK yang bekerja dalam waktu yang panjang untuk banyak minum air putih, sehingga tidak mengalami dehidrasi,” katanya pula.

Sebelumnya, ada sebanyak tiga petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia hingga dirawat di rumah sakit selama pelaksanaan Pemilu 2019 karena mengalami kelelahan.

Tiga petugas KPPS yang meninggal dunia karena kelelahan itu, yakni KPPS Waykanan atas nama Paidi yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 Negara Harja, Kecamatan Pakuan Ratu.

Kemudian KPPS Pesawaran atas nama Ikhwanudin Yuda Putra yang bertugas di TPS 7 Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, dan KPPS Bandarlampung atas nama Bambang Wijayanto yang bertugas di TPS 27 Kelurahan Sepang Jaya, Labuhan Ratu.

Selain meninggal dunia karena kelelahan, ada juga sejumlah petugas KPPS, PPK, dan PPS yang dirawat di rumah sakit hingga puskesmas karena kelelahan.

Petugas penyelenggara pemilu yang dirawat di rumah sakit hingga puskesmas yakni Nisfi Laili, Niken, dan Syamsul Rifa’i. Mereka bertugas di Kabupaten Pringsewu. (Ant)