KPU Metro Terapkan Tiga Ring pada Proses Pendaftaran Balonkada

Kpu Metro Terapkan Tiga Ring Pada Proses Pendaftaran Balonkada

Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama.

Metro – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro akan membatasi massa pendukung bakal calon kepala daerah (Balonkada) yang hadir saat pendaftaran di 4-6 September mendatang.

Pembatasan ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Metro. Dengan ini KPU Kota Metro membatasi jumlah tim pemenangan yang akan menemani Balonkada saat masa pendaftaran tersebut.

Ketua KPU Kota Metro Nurris Septa Pratama mengatakan pihaknya akan membatasi dan membuat skenario pendaftaran menjadi tiga ring supaya tim pemenangan tidak keseluruhan memasuki aula KPU Kota Metro.

“Untuk tim pemenangan kami batasi hanya 50 orang saja, dan untuk tim yang ikut masuk di bagi menjadi tiga ring. Ring pertama itu di dalam ruangan pada saat pendaftaran yang berjumlah 12 orang mulai dari pasangan calon, LO, dan perwakilan partai politik. Ring kedua sebanyak 18 orang yaitu bagi tim yang menunggu di luar rungan pendaftaran sedangkan ring ketiga sebanyak 20 orang, mereka yang menunggu di parkiran,” kata dia, Minggu, 30 Agustus 2020.

Dia menjelaskan pembatasan ini untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Pihaknya tidak ingin terjadi penambahan pasien klaster baru Covid-19.

“Pembatasan ini dilakukan untuk¬†mengantisipasi penyebaran covid-19. Kita juga tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Saya tidak ingin dengan adanya proses pendaftaran ini terjadi penambahan pasien Covid-19 klaster baru,” kata dia.

Dia mengimbau agar pasangan Balonkada yang akan mendaftar tidak membawa massa. Kemudian dalam proses pendaftaran pasangan Balonkada beserta tim pemenangan harus mematuhi protokol kesehatan. 

“Dengan ini, kita minta kepada pasangan balon untuk tidak membawanya massa yang berlebihan, dan tetap tim pemenangan harus mematuhi protokol kesehatan covid-19,” ujarnya. (LP)

Share