Kuasai Tanah Warga Oknum Pegawai Dinas PUPR Pengairan Provinsi Lampung Di Polisikan

0
8

Lampung tengah, etalaseinfo.com – Mujianto Oknum pegawai Dinas PUPR pengairan Provinsi Lampung di duga telah menguasai hak tanah tanpa memiliki selembar surat hak kepemilikan, sedangkan tanah yersebut milik warga kampung Purwodadi kecamatan Trimurjo kabupaten Lampung tengah.

Berkaitan dengan hal tersebut berdasarkan asal usul dan silsilah keluarga dari almarhum Mbah Marto Taruno, bahwa Mujianto bukan anggota keluarga apalagi keturunan dan yang bersangkutan merupakan orang lain yang berusaha menguasai tanah tersebut, jelas Suparjo pada awak media Senin 23 Maret 2020 selaku ahli waris dan cucu dari Mbah Marto Taruno.

Berdasarkan tanda bukti lapor nomor, TBL/242_B/II/2020/Polda/Res Lamteng, 26 Februari 2020, bahwa Suparjo warga purwodadi Trimurjo dusun 1 RT/RW 03/01 resmi melaporkan oknum tersebut kepada pihak Mapolres Lampung tengah.

Atas kejadian tersebut Suparjo merugi 3 bidang tanah yang terletak di dusun 1 kampung Purwodadi kecamatan Trimurjo Lampung tengah, dengan luas tanah sawah 1,5 hektar dan tanah pekarangan seluas 1.800 M2, pekarangan dan rumah seluas 1.800 M2.

Menurut Suparjo bahwa Mujianto oleh pihak Mapolres di bidik dengan pasal ” tindak pidana menggunakan hak atas perladangan orang lain tanpa seijin yang berhak pasal 2 Jo 6 perpu nomor 51 tahun 1960 “”.

Uraian singkat kronologis bahwa pelapor masuk dalam keluarga besar Marto Taruno ( cucu ) melaporkan bahwa 3 bidang tanah yang terletak di dusun 1 kampung Purwodadi kecamatan Trimurjo Lampung tengah, dengan luas tanah sawah 1,5 hektar dan tanah pekarangan seluas1.800 M2, pekarangan dan rumah seluas 1.800 M2. Telah di kuasai oleh Mujianto yang jelas jelas bahwa yang bersangkutan tidak ada hak atas tanah tersebut.

Menurut Silsilah keluarga Mujianto merupakan orang lain dan tidak ada hubungan dengan keluarga almarhum Marto Taruno.

Selanjutnya masih menurut Suparjo karena rembuk kampung sudah di tempuh namun tidak ada keputusan dan untuk mencari keadilan akhirnya hal tersebut di laporkan pada pihak penegak hukum Mapolres Lampung tengah 26 Februari 2020, lalu.(Budi.S)