LP Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung Gelar Bakti Sosial

0
1
Salah satu warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandarlampung tengah membagikan "ceumpal" kepada masyarakat dalam rangka bakti sosial dan asimilasi warga binaan ke masyarakat, Bandarlampung, Jumat 21/02/2020

Bandar Lampung – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandarlampung melaksanakan bakti sosial Merah Putih. Sebagai sarana asimilasi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan asimilasi warga binaan yang telah menjalani 2/3 masa pidana. Ataupun sedang menunggu turunnya surat keputusan pembebasan bersyarat dan cuti bersyarat, “. Ujar Kasi Binadik Lapas Perempuan Lampung, Amiek Diyah Ambarwati, di Bandarlampung, Jumat.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial menjadi rangkaian kegiatan manajemen perubahan bagi warga binaan lembaga pemasyarakatan perempuan.

Kegiatan bakti sosial Merah Putih dalam rangka membantu lima orang warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung untuk berbaur ke masyarakat dilakukan di pasar tradisional Pembangunan Waydadi, Bandar Lampung.┬áDengan membagikan sejumlah “Ceumpal” (kain untuk memegang benda panas) buatan warga binaan Lapas.

“Ceumpal ini adalah hasil karya warga binaan dengan memanfaatkan limbah kain dari kegiatan pembinaan sebelumnya, ” ujar Kasubdit Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Lampung, Elka Yuvita.

Kegiatan bakti sosial Merah Putih yang dilaksanakan oleh lima orang warga binaan Lapas Perempuan Lampung. Dan Mendapatkan respon positif dari masyarakat sekitar.

“Senang sekali mendapatkan ceumpal buatan warga binaan Lapas perempuan, sebab bisa membantu saya ketika memasak di dapur, ” ujar Siti salah seorang warga.

Menurut Siti, dengan adanya kegiatan ini diharapkan warga binaan dapat terus berkarya saat kembali ke masyarakat dan tidak merasa tersisihkan. Antusiasme juga dirasakan oleh salah seorang warga binaan.

“Saya sangat senang sekali bisa berkumpul di tengah masyarakat setelah mendapatkan masa hukuman 10 tahun masa pidana, dan hari ini akhirnya saya bisa masuk pasar, dan ke depannya setelah saya bebas akan terus berkarya dengan beragam ilmu yang telah saya dapat saat di Lapas, ” ujar DN salah satu warga binaan Lapas perempuan Lampung.(Ant)