Manfaat Konsumsi Santan, Bisa Turunkan Berat Badan hingga Perkuat Imunitas

Manfaat Konsumsi Santan Bisa Turunkan Berat Badan Hingga Perkuat Imunitas 3

Jakarta – Selain membuat rasa makin enak, santan juga punya banyak manfaat bagi kesehatan. Santan bisa membantu menurunkan berat badan hingga perkuat imunitas.

Kelapa termasuk tanaman tua yang sudah tumbuh sejak 4.500 tahun lalu. Bagian buahnya banyak dimanfaatkan sebagai campuran makanan, demikian juga air kelapa yang segar dan memiliki nutrisi baik untuk tubuh.

Saking istimewanya, kelapa bahkan memiliki hari spesial yakni setiap tanggal 2 September ditetapkan sebagai Hari Kelapa Sedunia. Selain daging buah dan air kelapa yang bisa dikonsumsi langsung, ada juga santan yang tak kalah populer.

Buah dengan nama latin Cocos Nucifera ini juga kerap diolah jadi berbagai produk olahan mulai dari santan, gula kelapa hingga minyak kelapa. Semua produk alami ini terkenal enak dan punya banyak manfaat.

Santan banyak dijadikan campuran masakan, kue ataupun minuman karena rasanya gurih lezat dan juga mengandung segudang manfaat kesehatan. Belum banyak yang tahu kalau santan bisa membantu menurunkan berat badan, meredakan sakit maag, mengurangi resiko sakit jantung dan membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh.

Dilansir dari Boldsky (3/9) berikut beberapa manfaat santan untuk kesehatan tubuh.

1. Kandungan nutrisi santan

Santan disebut-sebut memiliki kandungan lemak yang tinggi dan bisa memicu kolesterol. Padahal lemak pada santan merupakan lemak nabati yang jika dikonsumsi dalam porsi tepat justru akan memberi dampak positif.

Dalam 100 gram santan setidaknya mengandung 2,08 gram lemak, protein 0,21 gram, karbohidrat 2,92 gram dan kalsium 188 mg. Santan segar juga mengandung potasium, sodium, vitamin A, vitamin D dan vitamin B12.

Untuk mendapatkan seluruh nutrisi ini, kamu harus mengolah santan segar yang terbuat dari kelapa asli. Santan yang berkualitas bisa diperoleh dari kelapa dengan kematangan sedang. Dari kelapa ini kamu bisa mendapatkan santan yang banyak sekaligus kental dan creamy.

2. Membantu turunkan berat badan

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa santan terbukti menurunkan berat badan karena mengandung trigliserida menengah yang bekerja untuk menurunkan berat badan dan mengontrol kenaikan berat badan yang terlalu cepat.

Studi ini juga menunjukkan orang-orang yang memiliki kelebihan berat badan jika rutin mengonsumsi santan maka akan merasa kenyang lebih lama. Saat perut merasa kenyang, nafsu makan bisa ditekan sehingga tidak memicu kenaikan berat badan.

3. Memperkuat sistem kekebalan tubuh


Belum banyak orang tahu kalau santan sebenarnya memiliki kandungan nutrisi yang membantu meningkatkan sistem imun. Santan mengandung asam laurat yang dikenal memiliki sifat antimikroba dan anti inflamasi.

Dengan demikian santan membantu menghambat pertumbuhan bakteri jahat seperti Staphylococcus aureus, Mycobacterium tuberculosis dan Streptococcus pneumoniae. Konsumsi makanan atau minuman yang mengandung santan akan membantu melindungi tubuh dari berbagai infeksi bakteri.

4. Mengurangi resiko sakit maag dan jantung


Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Phytotherapy Research, air kelapa memiliki sifat antiulserogenik, yaitu mampu mengurangi sakit maag. Demikian juga pada produk olahan santan seperti minuman atau dessert segar.

Santan bahkan membantu meningkatkan kesehatan jantung dan membantu menurunkan resiko sakit jantung. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition and Metabolism menemukan bahwa mengonsumsi bubur kelapa menurunkan kolesterol LDL (jahat) dan meningkatkan kolesterol HDL (baik) sebesar 18%.

5. Menurunkan tekanan darah

Adanya kandungan mineral esensial seperti kalium, natrium, kalsium dan zat besi dalam santan dapat membantu menurunkan tekanan darah. Santan membantu meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga pembuluh darah tetap rileks dan bebas dari penyumbatan.

Tak hanya itu, santan juga membantu mencegah peradangan karena memiliki kandungan asam laurat yang bersifat sebagai anti inflamasi. Hal ini berpengaruh pada menurunnya resiko nyeri otot dan nyeri pada bagian tubuh lainnya.

6. Melancarkan sistem pencernaan

Orang yang tidak toleran terhadap laktosa dapat beralih ke santan karena lebih kecil kemungkinannya menyebabkan gangguan pencernaan. Selain susu kedelai, santan juga kerap jadi alternatif pengganti susu sapi yang aman dikonsumsi bagi orang-orang yang intoleran pada laktosa.

Mengonsumsi santan juga membantu meningkatkan pertumbuhan mikroba baik di dalam tubuh. Saat jumlah mikroba baik ini semakin banyak maka bisa menjaga kesehatan usus dan sistem pencernaan.

Santan juga baik dikonsumsi oleh pengidap diabetes. Asam lemak dalam santan membantu menurunkan laju gula dalam darah. Jika dikonsumsi dengan benar maka santan bisa mencegah kenaikan gula darah sekaligus mengurangi resiko terkena penyakit diabetes. (Dtk)

Share