Dr Reisa: Masyarakat Diminta Tak Terjebak Mitos Vaksinasi

Ilustrasi vaksin virus korona (covid-19).

Jakarta – Satgas Penanganan Covid-19 menegaskan vaksinasi adalah proses yang tidak berbahaya. Mitos vaksin membuat sakit tidak benar. Justru, pemberian vaksin justru membuat antibodi terhadap suatu penyakit tertentu.

“Jika masyarakat tidak perlu khawatir. Jika ada yang mengatakan bahwa vaksin itu seolah memasukkan penyakit ke dalam tubuh, itu salah. Itu mitos,” ujar juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020.

Vaksin covid-19 yang akan disuntikkan kepada masyarakat telah melalui berbagai tahap uji klinis yang dilakukan dengan sangat hati-hati. Aspek kesehatan vaksin dapat dijamin dan bisa dipertanggungjawabkan karena telah melewati beragam tes.

“Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir,” ucap dia.

Reisa menyebut vaksin yang dikembangkan PT Bio Farma yang bekerja sama dengan Sinovac Biotech telah masuk fase ketiga. Jika berjalan sesuai rencana, produksi massal dan pendistribusian bisa dimulai pada awal 2021.

“Pada dasarnya kenapa vaksin itu penting? Karena menjadi langkah pencegahan supaya kita semua tidak tertular penyakit. Kita terbebas dari wabah,” ujar Reisa. (LP)

Bagikan