Memasuki Musim Kemarau Pemprov Sumsel Siaga Bencana Karhutla

0
3
Ilustrasi- Satgas Karhutla Seruyan melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan.

Palembang – Memasuki musim kemarau  Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus siaga terhadap kebakaran hutan dan lahan..

“Sumsel banyak terdapat hutan dan lahan gambut, bila musim kemarau rawan terbakar,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan Iriansyah di Palembang, Senin.

Oleh karena itu, kata dia, kewaspadaan atas bencana tersebut harus selalu ditingkatkan supaya Sumsel tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan seperti pada 2015.

Ia mengatakan pada 2015, Sumsel dan provinsi lainnya mengalami kebakaran hutan dan lahan yang cukup besar sehingga menimbulkan kabut asap.

Dia mengatakan pada musim panas, lahan gambut rawan terbakar.  Kabupaten dan kota yang memiliki lahan gambut harus mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Sehubungan dengan itu, pihaknya terus mengawasi titik api, terutama di daerah rawan terbakar, untuk mencegah tidak terjadi kabut asap, seperti empat tahun sebelumnya..

Upaya yang dilakukan, kata dia, di antaranya sosialisasi pencegahan karhutla, terutama di daerah-daerah yang rawan terbakar, termasuk wilayah gambut dan mengoptimalkan peranan BPBD kabupaten dan kota dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Selain itu, kata dia, mengajak masyarakat untuk peduli terhadap hutan dan lahan.

Ia mengatakan masyarakat harus diajak untuk menjaga lingkungan lahan dan hutan di sekitarnya agar tetap lestari.

Mengenai daerah yang rawan terbakar di daerah itu, berdasarkan pengalaman sebelumnya, di antaranya Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin.

“Hal ini karena daerah itu hutannya masih luas ditambah lagi areal gambut,” kata dia. (Ant)