Misteri Gunung Guntur, Tempat Pendaki yang Sempat Hilang Tanpa Jejak

Gunung Guntur

Jakarta – Gunung Guntur menjadi misteri setelah seorang pendaki sempat hilang tanpa jejak pada Sabtu (4/7/2020). Sebelumnya ada momen yang menjadikan Gunung Guntur istimewa.

Pendaki bernama Afrizal Putra Martian tersebut mendaki Gunung Guntur yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat bersama empat orang temannya pada Jumat (3/7/2020). Sabtu dini hari, Afrizal menghilang tanpa jejak dari tenda.

Teman-temannya memutuskan menunggu hingga Sabtu siang. Tapi, karena Afrizal tak kunjung kembali ke tenda mereka memutuskan melaporkan kejadian tersebut ke pos pendakian Gunung Guntur.

Tim gabungan yang melakukan pencarian akhirnya berhasil menemukan pendaki tersebut pada Minggu (5/7/2020). Afrizal ditemukan dalam kondisi selamat setelah dicari di Gunung Guntur.

“Pada pukul 11.45 WIB, Tim SAR gabungan berhasil menemukan survivor dalam keadaan selamat. Survivor kemudian dievakuasi menuju ke pos pendakian awal,” kata Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah.

Hilangnya pendaki Afrizal bukan satu-satunya yang membuat Gunung Guntur jadi spot penyita perhatian.

Berikut beberapa mitos dan fakta terkait Gunung Guntur:

1. Larangan meniup suling di Gunung Guntur

Salah satu mitos yang banyak berkembang adalah larangan meniup suling di Gunung Guntur. Sebagian masyarakat yang bermukim di kaki Gunung Guntur tepatnya di kawasan Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut percaya pada mitos tersebut.

“Memang masih ada sebagian warga yang mempercayai mitos tersebut. Katanya tidak boleh meniup suling di Gunung Guntur,” ujar Ucheu Ramdani (37), salah seorang warga Cimanganten, Tarogong Kaler, saat berbincang dengan detikcom.

2. Macan bungkeleukan di Gunung Guntur

Selain larangan meniup suling, mitos lainnya adalah penampakan maung bungkeleukan atau macan gentayangan. Macan disebut muncul jika ada yang meniup suling.

“Kalau kata orang tua mah maung bungkeleukan. Kalau ada yang niup suling maung bungkeleukan sering menampakkan diri katanya,” ucap Ucheu.

Namun sejak tahun 2000an belum ada laporan terkait maung bungkeleukan atau tiupan suling. Mitos tersebut tak menyurutkan pesona Gunung Guntur sebagai salah satu obyek wisata.

3. Gunung Guntur sempat diduga jadi sumber suara misterius

Gunung Guntur sempat disebut menjadi sumber suara dentuman misterius yang didengar warga Bandung pada Jumat (22/5/2020). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan suara bukan berasal dari aktivitas gunung api.

“Dari aktivitas gunung api sekitar Kota Bandung seperti Tangkubanparahu, Gede, Guntur dan yang lainnya tidak dilaporkan adanya erupsi atau dentuman dari erupsi,” ujar Kabid Mitigasi Gunung api PVMBG Hendra Gunawan.

4. Gunung Guntur jadi area penanaman ganja

Arsip berita detikcom menyatakan, ladang ganja sempat ditemukan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Guntur pada pertengahan Januari 2020 lalu. Ladang ditemukan setelah Babinsa dan Bhabinkamtibmas menerima informasi dari masyarakat yang menemukan tanaman mirip ganja.

“Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi, akan kami aktifkan aktivitas wisata. Kami juga bersama masyarakat akan turun langsung dalam menjaga dan mengawasi,” ujar Kasi KSDA Wilayah V Garut Dodi. (Dtk)

Share