Nilai Ekspor Perikanan Lampung Semester I Tahun 2020 Naik 6 Persen

Img 20200825 144813 2

Bandarlampung – Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Provinsi Lampung mencatat kenaikan nilai ekspor perikanan sebanyak 6 persen pada semester I tahun 2020, dari semester yang sama 2019.

Kepala Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Lampung, Rusnanto, di Bandarlampung, Selasa mengatakan, nilai ekspor perikanan Lampung pada semester I  2020 mencapai Rp1,04 triliun, meningkat dibanding semester I  2019 sebesar Rp985 miliar.

Menurutnya, peningkatan nilai ekspor perikanan Lampung pada semester I tahun 2020 memiliki sejumlah negara tujuan ekspor.

“Pasar utama ekspor hasil perikanan Lampung adalah Amerika, dan tujuan lainnya meliputi Eropa, Asia Tenggara, Jepang, Thailand, serta hampir 70 persen yang kita ekspor keluar ialah udang, sisanya cumi ikan kerapu rumput laut,” ujarnya.

Sementara itu ia menjelaskan, penurunan nilai impor perikanan Lampung sebesar 1,8 persen di semester I tahun 2020 dari Rp152 miliar pada semester I tahun 2019 menjadi Rp149 miliar.

Hal serupa juga dikatakan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana.

“Kalau perikanan laut seperti udang di ekspor ke luar negeri, sedangkan ikan air tawar hanya di kirim antar provinsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil perikanan Lampung yang di ekspor keluar negeri salah satunya udang didapatkan dari sejumlah tambak tradisional dan modern yang tersebar di Provinsi Lampung.

“Petambak kita sudah semua mengerti cara pembudidayaan udang dengan baik, sehingga kita akan terus tingkatkan melalui KUR,” ucapnya. (Ant)

Share